Jalan Alternatif di Jayapura Persingkat Jarak Tempuh Antarkawasan

Pemerintah Kota Jayapura, Papua, menggelontorkan dana lebih dari Rp 104 miliar untuk pembangunan jalan alternatif sepanjang 10,68 kilometer. Pembangunan jalan yang dirintis sejak 2002 hingga 2013, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusu

NUSANTARA

Jumat, 07 Mar 2014 13:39 WIB

Author

Katharina Lita

Jalan Alternatif di Jayapura Persingkat Jarak Tempuh Antarkawasan

Jalan Alternatif, Jayapura, Jarak Tempuh

KBR68H, Jayapura - Pemerintah Kota Jayapura, Papua, menggelontorkan dana lebih dari Rp 104 miliar untuk pembangunan jalan alternatif sepanjang 10,68 kilometer. Pembangunan jalan yang dirintis sejak 2002 hingga 2013, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) Infrastruktur, dana hibah provinsi dan otsus Papua.

Jalan alternatif menghubungkan tujuh kawasan, yakni Kantor Walikota, Kodam XVII Cenderawasih, Skyline, Kampung Buton, Kolam Buaya, Jaya Asri, dan Furia Kotaraja. “Salah satu tujuan dibangunnya jalan ini adalah untuk mengurai kemacetan di Kota Jayapura,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Jayapura, Jenny Karinda.

Gubernur Papua, Lukas Enembe mengakui penyerapan dana Rp 104 miliar untuk pembangunan jalan tersebut masih dinilai kurang, dengan kondisi riil Papua. “Kota Jayapura sebagai ibukota provinsi, saat ini dipenuhi oleh masyarakat dari berbagai suku. Saya berharap dengan pembangunan jalan ini, kemajuan di Kota Jayapura terus dapat berkembang,” ujarnya.

Sementara, warga Kota Jayapura, Eva Sirait mengatakan, beberapa kali ia menggunakan jalan tersebut, dengan tujuan ke Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. Dia mengaku dengan dibangunnya jalan tersebut dapat menghemat waktu perjalanannya ke bandara, dari rumahnya yang terletak di Jayapura.

“Jika lewat jalan alternatif dari Jayapura-Bandara Sentani membutuhkan waktu 45 menit. Namun jika lewat jalan protocol, membutuhkan waktu 1,5 jam. Tapi saya berharap, pemerintah setempat dapat menempati aparat keamanan di sepanjang ruas jalan itu, dengan alasan masih banyaknya tindak kriminal yang sering terjadi, misalnya pembacokan dan pemalakan,” ujarnya.

Jalan alternatif telah diresikan pada Kamis (6/4). Usai peresmian, Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian, Deputi UP4B Edward Fonataba, Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano beserta Forkompimda, rombongan tamu undangan melanjutkan dengan menggelar konvoi melintasi jalan alternatif tersebut.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

What's Up Indonesia

Kabar Baru Jam 8

Penyalahgunaan Narkoba di kalangan Pelajar dan Mahasiswa Meningkat, Penerapan Regulasi Tidak Tepat Sasaran

Kabar Baru Jam 7

News Beat