Dipertanyakan, Rencana Penyatuan Sekolah di DKI

KBR68H Jakarta - Koalisi Pendidikan mempertanyakan alasan pemerintah DKI Jakarta berencana menggabungkan sejumlah sekolah guna memenuhi kebutuhan lahan untuk pembangunan rumah susun (rusun).

NUSANTARA

Senin, 31 Mar 2014 23:21 WIB

Author

Ninik Yuniati

Dipertanyakan, Rencana Penyatuan Sekolah di DKI

DKI, sekolah, pendidikan, rumah susun

KBR68H Jakarta - Koalisi Pendidikan mempertanyakan alasan pemerintah DKI Jakarta berencana menggabungkan sejumlah sekolah guna memenuhi kebutuhan lahan untuk pembangunan rumah susun (rusun).

Anggota Koalisi Pendidikan Jimmy Paat mengatakan penyatuan sekolah tidak boleh dicampur antarjenjang. Menurutnya, bila siswa SD, SMP dan SMA ditempatkan dalam satu lokasi, maka akan berpengaruh buruk bagi proses pendidikan anak.

"Kompleks anak SD ya dengan anak SD, SMP dengan SMP, SMA ya dengan SMA. Karena memang mereka berbeda. Tidak mudah juga (kalau digabung), kalau satu sekolah bisa sampai 300, 400 anak, maka satu sekolah (gabungan) bisa sampai 1000 lebih. Itu pengorganisasiannya juga tidak mudah. Walaupun mereka bilang itu bisa diatur, lagi-lagi saya tanyakan, apa alasannya? kalau kayaknya alasannya ekonomis, itu harus dipikir matang-matang," kata Jimmy Paat, di Cikini, (31/3).

Sebelumnya, Pemerintah DKI Jakarta berencana merelokasi dan menggabungkan 13 sekolah menjadi satu. Beberapa sekolah yang dinilai berdekatan dan memiliki sedikit siswa, akan dibongkar kemudian digabung dalam satu area.

Langkah tersebut diambil akibat minimnya lahan kosong di Jakarta, terutama untuk membangun rumah susun. Padahal, pemda DKI membutuhkan banyak rusun sebagai tempat relokasi warga yang tergusur dari bantaran sungai dan waduk.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik