Diduga Membalak Hutan di Riau, Seorang Anggota TNI Ditangkap

Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat Riau menangkap seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diduga sebagai pelaku pembalakan kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Bukit Batu, Riau.

NUSANTARA

Selasa, 11 Mar 2014 20:27 WIB

Author

Ade Irmansyah

Diduga Membalak Hutan di Riau, Seorang Anggota TNI Ditangkap

Membalak Hutan di Riau, Anggota TNI

KBR68H, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat Riau menangkap seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diduga sebagai pelaku pembalakan kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Bukit Batu, Riau.

Komandan Satgas Tanggap Darurat Riau, Prihadi Agus Irianto mengatakan, tersangka saat ini tengah diperiksa dan siap menjalani persidangan di Medan, Sumatera Utara. Dia menambahkan, pihaknya kini tengah memusatkan perhatian kepada rekan tersangka yang hingga kini masih buron.

“Dan dia tidak sendiri bekerja. Jaringan-jaringan itu masih tersebar. Orang-orang setelah dia ditangkap disidang kan dia bubar berantakan. Cukong-cukong itu bahasa disini tokek itu masih ada. Selain Digdo itu ada Udin, ada Jiran, ada Buyung itu masih ada dan mereka itu buron semua. Karena aksi patroli kita anak buahnya tertangkap lalu mereka lari. Anak anak buah itu ada tingkatannya, ada penebang, ada pemotong kayu pembuat balok-balok, kemudian ada penarik dari lokasi penebangan balok itu dibawa ke titik kumpul, kemudian ada pengikat,” ujarnya kepada KBR68H saat dihubungi.

Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat Riau telah membentuk tim untuk mengusut dalang pembalakan kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Bukit Batu, Riau. Tim ini terkait dengan aksi dua ribu warga pendatang asal Sumatera Utara yang membalak dan membakar hutan di Cagar Biosfer Riau. Hal ini adalah pengembangan dari penemuan titik api di kawasan tersebut.

Dampak Kabut Asap di Riau

Sementara, kondisi jarak pandang yang minim di Riau menyebabkan 30 aktifitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim mengalami penundaan dan pembatalan.

Manajer Bandara SSK II, Ibnu Hasan mengatakan, hari Selasa ini (11/3) ada sekitar 76 aktifitas penerbangan baik yang akan mendarat maupun yang akan terbang dari bandara tersebut. Kata dia, hingga siang tadi baru sekitar 14 aktifitas penerbangan yang bisa dilakukan di bandara tersebut.

“Dari pagi tadi, untuk jarak pandang pada pukul 6.00 pagi tadi mencapai 800 meter, kemudian pada 6.30 menurun menjadi 700 meter. Kemudian pada pukul 8.00 itu menurun lagi menjadi 500 meter, kemudian pukul 9.00 itu naik lagi menjadi 800 meter, kemudian 9:. 0 naik lagi 1000 meter, kemudian pukul 10.00 1500 meter, kemudian pukul 11.00 2000 meter, kemudian pukul 12.00 3000 meter. Untuk sementara kegiatan penerbangan yang sudah berangkat dari dan yang akan ke Pekanbaru itu sekitar 14 flight (penerbangan, red.),” ujarnya kepada KBR68H saat dihubungi.

Manajer Bandara SSK II, Ibnu Hasan menambahkan, cuaca di sekitar bandara saat ini masih mendung. Kata dia, pihaknya masih terus berkoodinasi dengan pihak terkait untuk mengizinkan aktifitas penerbangan suatu maskapai di bandara tersebut.

Sebelumnya hingga kini, masih ada 140-an lebih titik api di Riau, hal ini menyebabkan wilayah tersebut masih diselimuti kabut asap. Modifikasi cuaca berupa hujan buatan masih dilakukan untuk mengantisipasi bencana tahunan yang kerap melanda provinsi tersebut.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kapten Barcelona Lionel Messi Lampaui Rekor Cristiano Ronaldo

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18