Amankan Hari Pencoblosan, Belasan Ribu Polisi Siaga di Aceh

KBR68H, Jakarta - Kepolisian Aceh menyiagakan belasan ribu aparat keamanan gabungan guna mengamankan pemilu legislatif 2014 di Aceh, bulan depan.

NUSANTARA

Minggu, 30 Mar 2014 13:41 WIB

Author

Nur Azizah

Amankan Hari Pencoblosan, Belasan Ribu Polisi Siaga di Aceh

Pemilu, Aceh, Pengamanan, Polisi

KBR68H, Jakarta - Kepolisian Aceh menyiagakan belasan ribu aparat keamanan gabungan guna mengamankan pemilu legislatif 2014 di Aceh, bulan depan. Juru bicara Polda Aceh, Gustav Leo mengatakan, penambahan jumlah personel  dilakukan menyusul masih maraknya kekerasan bermotif politik di Bumi Serambi Mekah itu. Nantinya kata dia, lebih dari 9 ribu personel bakal ditempatkan di TPS-TPS yang ada di seluruh Aceh. (Baca: Polisi Aceh Tingkatkan Razia Senjata)

"Personilnya untuk TPS 9.133. Kemudian nanti ada kekuatan yang digelar 1.500 untuk membantu patroli dari TPS ke TPS nanti sinergitas dengan 1.300 TNI yang sudah digelar. Perkuatan TNI juga di Kabupaten/Kota itu ada satu peleton (26-55 personel), di provinsi ada 1 batalyon (300-1.300 personel). Di ibukota kabupaten ada satu kompi (80-225 personil) dilibatkan," ungkap Gustav saat dihubungi KBR68H, Minggu (30/03).

Juru bicara Polda Aceh Gustav Leo menambahkan, lebih dari 3.400 TPS di wilayahnya rawan. Separuh lebih bahkan dinyatakan berstatus rawan satu. Di hari pencoblosan nanti polisi akan menempatkan seorang personelnya untuk masing masing TPS dan dua orang polisi akan berjaga di TPS berstatus rawan satu.

Sebelumnya, serangkaian kekerasan bermotif politik terjadi di Aceh selama beberapa pekan terakhir. Pada awal Maret lalu calon anggota Legislatif dari Partai Nasional Aceh, Faisal tewas setelah diberondong tembakan oleh orang tidak dikenal. Faisal merupakan warga Lhok Pawoh, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan. Penyidikan kasus ini hingga kini terus dilakukan.



Editor: Rumondang Nainggolan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10