Rp 2 Miliar untuk Tanggap Darurat Banjir Danau Sentani

Pemerintah Provinsi Papua mengalokasikan anggaran Rp 2 Miliar untuk penanganan darurat terhadap bencana meluapnya air danau Sentani, yang terjadi sejak awal bulan hingga kini.

NUSANTARA

Rabu, 27 Mar 2013 11:14 WIB

Author

Andi Iriani

Rp 2 Miliar untuk Tanggap Darurat Banjir Danau Sentani

banjir, sentani

KBR68H, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua mengalokasikan anggaran Rp 2 Miliar untuk penanganan darurat terhadap bencana meluapnya air danau Sentani, yang terjadi sejak awal bulan hingga kini.

Penjabat Gubernur Papua, Constan Karma mengatakan, dana tersebut diantaranya untuk merelokasi sementara 900 rumah warga yang tinggal di pinggiran danau Sentani. Sementara 400 rumah lainnya ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.

“Kita dari Badan Penanggulangan Daerah, trus kita dengan pak Bupati juga kita kasih dana Rp 2 miliar untuk penanganan tanggap darurat,” ujar Constan Karma.

Penjabat Gubernur Papua, Constan Karma menambahkan, selain memberikan bantuan dana untuk relokasi. Pihaknya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Papua juga telah menyalurkan bantuan bahan makanan, tenda dan obat obatan bagi tiga ribuan korban banjir. Selain itu, kata dia, juga dibantu bahan bangunan untuk pembangunan lantai rumah warga.

“Jadi rumahnya itu kita akan tinggikan, naikkan satu lantai,” jelasnya.

Sebelumnya, akibat curah hujan yang tinggi selama tiga hari sejak 1 hingga 3 Maret lalu, menyebabkan meluapnya air danau Sentani. Ribuan rumah di pinggiran danau Sentani tenggelam dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Hingga kini air tak kunjung surut. Berdasarkan penelitian para ahli, meluapnya air danau Sentani merupakan fenomena alam, akibat terjadinya cekungan air di wilayah Waren Demta atau biasa disebut banjir bawah tanah.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Arab Saudi Akan Gratiskan Vaksin Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Polemik TNI 'cawe-cawe' Copoti Baliho Rizieq Shihab

Kabar Baru Jam 8

Wagub DKI Ingatkan Sanksi Bagi Penolak Tes Covid-19 di Petamburan