Ratusan Warga Miskin Kupang Tidak Dapat Jamkesda

Ratusan warga miskin di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur dikabarkan tidak mendapat Kartu Jaminan Kesehatan Daerah atau Jamkesda.

NUSANTARA

Rabu, 27 Mar 2013 12:25 WIB

Author

Silver Sega

Ratusan Warga Miskin Kupang Tidak Dapat Jamkesda

Kupang, Jamkesda

KBR68H, Kupang - Ratusan warga miskin di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur dikabarkan tidak mendapat Kartu Jaminan Kesehatan Daerah atau Jamkesda.

Salah seorang warga Desa Bone Kecamatan Nekamese, Agustinus Hoinbala menuding pemerintah Kabupaten Kupang tebang pilih dalam pembagian Kartu Jamkesda. Warga yang mampu justru bisa mendapat kartu Jamkesda, sementara yang tidak mampu tidak mendapat layanan kesehatan itu.

"Masa orang yang punya rumah mewah, punya motor mereka diakomodir mendapat jamkesda. Sedangkan mereka yang tidak mampu, rumahnya juga tidak layak huni, tidak mendapat. Dan katanya BPS yang menurunkan data ini. Nah saya mau tanya, BPS turunkan kapan mengambil data, dan dia pake syarat mana ehingga orang-orang yang sebenarnya layak dibantu tidak mendapat. Karena itu saya minta BPS turun ke lapangan lihat orang orang yang tidak mampu itu. jangan hanya berdiri di belakang meja lalu terima data yang sebenarnya tidak betul," tegas Agustinus Hoinbala.

Warga kecamatan Nekamese Agustinus Hoinbala menambahkan, warga miskin di daerahnya sudah mengadukan masalah ini ke DPRD setempat.

Sementara itu, Anggota DPRD Kupang Daniel Taimenas mengatakan, DPRD akan memanggil Dinas Kesehatan dan BPS untuk menjelaskan masalah kartu Jamkesda tersebut.

Pemerintah Kabupaten Kupang menganggarkan dana lebih dari Rp2 miliar pada tahun ini untuk membiayai kesehatan warga miskin di kabupaten itu.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

KPK Hentikan Puluhan Penyelidikan Kasus Korupsi

Sulap Limbah Jadi Produk

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13