Bagikan:

Mahasiswa Jayawijaya Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Raskin

KBR68H, Jayapura

NUSANTARA

Rabu, 27 Mar 2013 00:33 WIB

Author

Andi Iriani

Mahasiswa Jayawijaya Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Raskin

raskin, korupsi, jayawijaya

KBR68H, Jayapura – Seratusan mahasiswa Jayawijaya berunjukrasa menuntut penyelesaian kasus dugaan korupsi beras miskin (raskin) oleh Bupati Jayawijaya, Jhon Wempi Wetipo. Mereka berdemo di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Papua. Koordinantor Pengunjukrasa, Yulianus Mabel mengatakan selama lima tahun kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya terus menurun.

“Menyangkut kasus penyelundupan beras kalau kita bilang Iwan Fals salah satu lagunya manusia setengah dewa, trus tikus tikus kantor itu harus dibasmi. Maka Bupati Jayawijaya harus kita keluarkan, setuju!” teriak Yulianus dalam orasinya.

Koordinantor Pengunjukrasa, Yulianus Mabel menyebut dugaan korupsi beras raskin di Kabupaten Jayawijaya mencapai Rp 200 Miliar. Setiap 6 bulan Kabupaten Jayawijaya mendapat jatah beras raskin 36 ton dari Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Seharusnya setiap kepala keluarga memperoleh jatah 60 kg. Dugaan korupsi itu tengah diselidiki Kejaksaan Tinggi Papua.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Kemarau Tiba, Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan