KPU Jabar Bentuk Tim Hukum Atas Sengketa Pilgub di MK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat membentuk tim hukum terkait sengketa Pemilukada Gubernur 2013 yang dilaporkan tim sukses pasangan calon gubernur Rieke Dyah Pitaloka - Teten Masduki ke Mahkamah Konstitusi.

NUSANTARA

Jumat, 08 Mar 2013 20:55 WIB

Author

Ari Nugraha

KPU Jabar Bentuk Tim Hukum Atas Sengketa Pilgub di MK

pilkada, jabar

KBR68H, Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat membentuk tim hukum terkait sengketa Pemilukada Gubernur 2013 yang dilaporkan tim sukses pasangan calon gubernur Rieke Dyah Pitaloka - Teten Masduki ke Mahkamah Konstitusi.

Menurut Sekertaris Pokja Hukum KPU Jawa Barat Teppy Dharmawan, saat ini tim hukum sedang mengumpulkan sejumlah bukti untuk menepis tudingan kecurangan pemilikada.

"Itu terhadap penyelenggara berkaitan dengan pemilih yang tidak terdaftar kemudian itu dengan C6 nya. Kemudian ada yang berkarakter terhadap pasangan lain. Jadi tadi bersifat teknis gitu ya. Dan yang ketiga terhadap kebijakan KPU sendiri," ujarnya di KPU Jawa Barat, jalan Garut, Bandung.

Sekertaris Pokja Hukum KPU Jawa Barat Teppy Dharmawan menyatakan kebijakan yang digugat adalah keputusan surat undangan pemilih yang bisa di foto copy. Teppy menyebutkan saat ini seluruh kabupaten kota sedang mengumpulkan seluruh data yang digugat oleh tim sukses pasangan Rieke Dyah Pitaloka - Teten Masduki sebagai bukti pembanding di Mahkamah Konstitusi. Tim yang dibentuk KPU Jawa Barat terdiri dari bekas Anggota KPU Jawa Barat Memet Abdul Hakim, pengacara Absar Kartadibrata dan pakar hukum tata negara Asep Warlan. Ketiganya dipimpin oleh anggota KPU Jawa Barat Achmad Herry.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10