Harimau Juga Bisa Alami Gangguan Jiwa

Perilaku Harimau yang nekad berkonflik dengan manusia di Jambi diduga karena mengalami ganguan jiwa.

NUSANTARA

Jumat, 15 Mar 2013 18:11 WIB

Author

Radio Jambi FM

Harimau Juga Bisa Alami Gangguan Jiwa

harimau, jambi

KBR68H, Jambi- Perilaku Harimau yang nekad berkonflik dengan manusia di Jambi diduga karena mengalami ganguan jiwa. Konsultan Kebun Binatang Indonesia Wisnu Whardana menyatakan ketidaknormalan hewan yang dilindungi oleh Undang-undang itu terlihat dari perilaku yang tidak normal. Namun untuk memastikan dugaan tersebut, Harimau harus ditangkap terlebih dahulu dan dianalisa.
 
Menurut Wisnu, Harimau adalah hewan yang hidup soliter dan cenderung menghindari manusia. Namun berbeda dengan Harimau yang berkeliaran di Jambi yang terbiasa mendatangi manusia dengan cara masuk ke perkampungan warga.

Perilaku lainnya yang dianggap ganjil, biasanya Harimau akan memangsa korban hingga habis atau bersisa sedikit. Namun, Harimau yang berkeliaran di Jambi memangsa korbannya hanya separuh, bahkan hanya melukai saja.

“Makanya kita duga, [Harimau ini] ada kelainan," kata Wisnu.

Perubahan perilaku harimau tersebut, kata Wisnu, karena adanya penyakit kelainan saraf. Menurutnya, penyakit binatang biasanya ditulari lewat hewan lainnya, seperti Anjing atau Kucing.

Lebih lanjut Wisnu Whardana mengatakan, untuk mengetahui jenis penyakit apa yang diderita harimau tersebut, harus dilakukan pemeriksaan terhadap tinja, cairan tubuh, dan darah di laboratorium. Perubahan perilaku Harimau atau binatang secara umum juga terjadi di negara lain, seperti di Siberia, Rusia dan lain sebagainya.

Petugas lapangan BKSDA, Bastoni, mengatakan, baru kali ini ada koordinasi bersama untuk menangkap Harimau  dengan melibatkan pemerintah, NGO, kebun binatang Indonesia, perusahaan dan konsultan. Dalam pemburuan Harimau ini, BKSDA juga telah menyiapkan dua penembak jitu. 

"Ini yang kami bahas sebagai langkah ke depan. Dan ini sebagai bukti, harimau bukan semata-mata tanggung jawab BKSDA saja, tapi juga tanggungjawab semua,"jelasnya.

Sebelumnya, seekor harimau Sumatra masuk ke pemukiman warga di daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan melukai seorang petani sawit. Beberapa hari kemudian,  Harimau melukai warga Batanghari.

Sumber: Radio Jambi FM

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Tetap Aman dan Sehat Beraktivitas Saat Pandemi

Catatan Vaksin Mandiri

Wapres Bicara Vaksinasi untuk Lansia