Bagikan:

Gas Beracun, Warga Dieng Dilarang Dekati Lembah Cekungan

Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Jawa Tengah meminta warga di dataran tinggi untuk menghindari kawasan lembah atau cekungan.

NUSANTARA

Selasa, 12 Mar 2013 20:24 WIB

Gas Beracun, Warga Dieng Dilarang Dekati Lembah Cekungan

dieng, gas beracun

KBR68H, Jakarta - Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Jawa Tengah meminta warga di dataran tinggi untuk menghindari kawasan lembah atau cekungan. Himbauan disampaikan karena gas beracun CO2 dari Kawah Timbang cenderung ada di lembah atau kawasan cekungan.

Karena itu, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng Tunut Pujiarjo menghimbau warga desa yang berlokasi di radius 500 meter sampai 1 km dari kawah untuk berada di daerah yang lebih tinggi. Ini karena gas beracun akan hilang terurai oleh oksigen.

"Di sini kan dominan gas beracun CO2, karbondioksida. Kebetulan beratnya lebih berat daripada berat jenis udara. Jadi dia cenderung ada di lembah-lembah yang sifatnya berair. Jadi akan ada di lembah yang daerah itu lebih rendah, di situ lah gas beracun itu akan memukim. Maka dari itu masyarakat agar waspada daerah-daerah cekungan," kata Pujiarto daat dihubungi KBR68H Jakarta, Selasa (12/3).

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng Tunut Pujiarjo menambahkan semburan gas beracun di Kawah Timbang sampai siang tadi dalam kondisi normal dengan status waspada. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo belum meminta warga untuk mengungsi.

Hanya saja warga tidak boleh mendekat di radius 500 meter dari kawah tersebut. Gas beracun pernah menyembur dari kawah ini pada 1979. Peristiwa itu menewaskan ratusan orang.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Cek Fakta: Benarkah China akan Ambil Alih Kalimantan?

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17