Bagikan:

Ratusan Kasus Covid, Disdik Jateng Tutup 81 Sekolah

"Ada 81 satuan pendidikan yang ditutup dengan 327 kasus. Rinciannya terbesar ada di Kota Solo 26 sekolah,"

NUSANTARA

Kamis, 17 Feb 2022 08:33 WIB

Author

Anindya Putri

Penyemprotan disinfektan setelah 33 murid positif Covid-19 di MAN Pekalongan, Jateng, Selasa (15/2/2

Penyemprotan disinfektan setelah 33 murid positif Covid-19 di MAN Pekalongan, Jateng, Selasa (15/2/2022).(Antara/Harviyan Perdana)

KBR, Semarang-  Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah menghentikan Pembelajaran Tatap Muka(PTM) di 81 satuan pendidikan tingkat SMA/SMK. 
Sekretaris Disdik Jateng, Suyanta mengungkapkan, penutupan pembelajaran tatap muka dilakukan setelah lebih dari 300 siswa dan tenaga pendidikan dinyatakan positif covid-19.

"Jika sekolah ada yang positif maka tutup, ada 81 satuan pendidikan yang ditutup dengan 327 kasus. Rinciannya terbesar ada di Kota Solo 26 sekolah, Semarang 19 sekolah, Kabupaten Karanganyar 10 sekolah, Purworejo 7 sekolah dan Magelang 6 sekolah," ungkap Suyanta kepada KBR di Semarang, Rabu (16/02/22).

Suyanta menjelaskan, dari ratusan orang yang terkonfirmasi covid-19 merupakan orang tanpa gejala (OTG).

Baca juga:

Nadiem: Kurikulum Darurat Efektif Atasi 'Learning Loss' saat Pandemi

Covid 19 Melonjak, Pemprov Jatim Terapkan PTM Dua Sesi

Dinas mengimbau agar penutupan sementara dilakukan minimal 3 hari dan maksimal pemberhentian PTM 14 hari untuk melakukan tracing dan testing.

"Ketentuannya sudah jelas kalau memang ada yang positif harus dilakukan tracing dan sekolah ditutup," jelasnya.

Ia juga meminta kepada sekolah di daerah untuk kembali menggencarkan satgas Covid-19 di setiap sekolah untuk mengawasi protes kesehatan.

"Kalau ada satgas akan mempermudah kami untuk memantau selama sekolah tatap muka ya," imbuhnya.

Informasi yang dihimpun menunjukkan sekolah  dengan kasus positif covid-19 tertinggi yakni Solo, Semarang dan Kabupaten Karanganyar dengan total kasus 327 kasus terkonfirmasi.  

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih