Vaksin Nusantara Prakarsa Terawan Mulai Uji Klinis Fase Kedua

"Lebih aman karena memakai darah kita sendiri kemudian akan memicu untuk kekebalan dan tidak ada bahan tambahan,"

BERITA | RAGAM | NUSANTARA

Kamis, 18 Feb 2021 11:06 WIB

Author

Anindya Putri

Vaksin Nusantara Prakarsa Terawan Mulai Uji Klinis Fase Kedua

Rumah Sakit Kariadi Semarang, Jateng. (Antara)

KBR, Semarang-  Rumah Sakit Kariadi Kota Semarang, Jawa Tengah tengah melakukan uji klinis tahap dua vaksin covid-19 produk dalam negeri yakni Vaksin Nusantara. Perwakilan Tim Peneliti, Yetty Movieta mengungkapkan Vaksin Nusantara dikembangkan bersama Universitas Diponegoro dengan perusahaan asal Amerika Serikat AIVITA Biomedical.

"Kelebihannya 90 persen pengelolanya dari kita, hanya memang antigen rekombinan masih bekerjasama dengan Amerika. Tapi semua pengelolaan dari sini harganya sekitar 10 USD atau masih sekitar di bawah Rp 200 ribu setara dengan vaksin. Lalu lebih aman karena memakai darah kita sendiri kemudian akan memicu untuk kekebalan dan tidak ada bahan tambahan," Ungkap Yetty di Semarang, Rabu (17/02/21).

Menurut Yevi, jika dibandingkan dengan vaksin lain. Kelebihan Vaksin Vaksin Nusantara dapat disuntikan kepada pasien dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Vaksin Nusantara merupakan vaksin berbasis sel dendritik yang diambil dari serum darah pasien covid-19. Sebelummya sel dendritik dikembangkan oleh AIVITA Biomedical dari Amerika Serikat.

"Vaksin ini bisa disuntikan kepada pasien covid-19 dengan komorbid," jelasnya.

Ia menambahkan, konsep produksi vaksin Nusantara sifatnya individual namun, produksi massal tetap akan bisa dilakukan. Dengan harapan dalam satu bulan dapat memproduksi 10 juta dosis vaksin.

"Harapannya dalam 1 bulan dapat memproduksi 10 juta dosis," imbuhnya.

Dari Informasi yang dihimpun, Vaksin Nusantara merupakan gagasan dari bekas Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Editor: Rony Sitanggang

Redaksi KBR juga mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Mama 'AB': Mengikat Yang Tercerai

Gelar Konser Musik dan Seni Pertunjukan Offline. Apa Sudah Memungkinkan?