Anggota Kopassus Hilang Saat Latihan, Baru Ditemukan Helm dan Parasut

Sersan Deny bisa terselamatkan karena terbantu pengamanan diri sendiri dan para nelayan. Sedangkan Sertu Danang masih dalam proses pencarian.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 08 Feb 2017 08:47 WIB

Author

Widia Primastika

Anggota Kopassus Hilang Saat Latihan, Baru Ditemukan Helm dan Parasut

Petugas Basarnas sedang mengamati permukaan laut saat mencari anggota Kopassus yang hilang saat latihan terjun payung di sekitar perairan Semarang, Selasa (7/2/2017). (Foto: ANTARA)


KBR, Semarang - Hujan deras disertai ombak yang cukup tinggi membuat pencarian terhadap seorang anggota Kopassus Cijantung dilanjutkan dilanjutkan Rabu (8/2/2017) pagi ini mulai pukul 07.00 WIB.

Panglima Kodam IV/Diponegoro, Jaswandi mengatakan anggota Kopassus bernama Danang (berpangkat Sersan Satu) itu hilang saat bersama 10 anggota Kopassus dari Jakarta melaksanakan kemampuan latihan terjun bebas militer dari pesawat MI-17 milik Penerbad, Selasa (7/2/2017).

"Pada pagi hari sudah dilaksanakan satu latihan, mengingat cuaca memungkinkan (cerah) pada saat pagi, kurang lebih 07.15 WIB. Tapi pada saat lompat (dari pesawat) ada perubahan arah angin maupun kecepatan angin, semakin tinggi. Akhirnya dari 11 penerjun ada ada sembilan yang bisa masuk ke darat, sesuai yang diharapkan. Sedangkan yang dua orang masuk ke laut," kata Jaswandi kepada KBR, Selasa (7/2/2017).

Anggota yang jatuh ke laut bernama Deny (berpangkat sersan) dan Danang (berpangkat Sertu). Namun Sersan Deny bisa terselamatkan karena terbantu pengamanan diri sendiri dan para nelayan. Sedangkan Sertu Danang masih dalam proses pencarian.

Jaswandi menambahkan, pencarian oleh Kodam dibantu Badan SAR Nasional (Basarnas), Kepolisian Air (Polair), nelayan dan relawan. Hingga saat ini, pencarian baru menemukan helm serta parasut milik Danang.

Jaswandi juga menegaskan bahwa insiden ini murni karena cuaca.

"Ini latihan rutin yang terprogram, jadi kejadian ini semata-mata karena angin, cuaca, atau kondisi. Yang bersangkutan (Danang) juga juga mempunyai kemampuan berenang," kata Jaswandi.

Editor: Agus Luqman
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Beraksi Sendiri