200an Lebih Kepala Keluarga di Cilacap Terdampak Banjir

Ketinggian banjir bervariasi antara 30-70 Cm

NUSANTARA | BERITA

Sabtu, 13 Feb 2016 17:30 WIB

Author

Muhamad Ridlo

200an Lebih Kepala Keluarga di Cilacap Terdampak Banjir

Hujan deras menyebabkan banjir merendam dua desa di Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/2). (Foto: Muhamad Ridlo/KBR)

KBR, Cilacap– Hujan lebat yang terjadi dua hari terakhir menyebabkan banjir dan longsor melanda Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/2). Di Kecamatan Sidareja, luapan Sungai Cibeureum menyebabkan dua desa terendam. Dua desa tersebut adalah Desa Sidareja dan Desa Bumireja. 

Kepala Desa Sidareja, Teguh Budi Suhartono mengatakan banjir merendam kawasan pemukiman di Dusun Cibenon dan Dusun Cikalong. Di dua dusun tersebut ada sekira 160 kepala keluarga. Air merendam dengan ketinggian air antara 30 centimeter hingga 70 centimeter.

Dia menjelaskan, air mulai merendam permukiman sekira pukul 22:00 WIB. Kemudian Pada pukul 11:30 malam, air mulai masuk ke dalam rumah. Meski siang ini banjur terlihat surut, namun jika hujan lagi diperkirakan rendaman bakal meluas.

"(dusun) Cibenon, kemudian kawasan yang tergenang ada tiga RT tersebut. Kemudian di Dusun Cilakong RT 01 RW 04 satu RT tergenang. Namun memjang masyarakat masih berkeinginan tetap bertahan. Yang menjadi kendala kalau nanti malam hujan, dan banjir ketinggian air naik, maka kita perlu mempersiapkan tempat pengungsian," ujarnya kepada KBR.

Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah 3 Cilacap, Agus Sudaryanto mengatakan banjir juga menyebabkan satu dusun di Desa Bumireja terendam. Di Dusun tersebut ada 80 kepala keluarga. Kata dia, hujan juga menyebabkan jembatan yang menghubungkan desa Serang dengan kecamatan Cipari ambrol. Selain itu, banjir juga menyebabkan jebolnya tanggul sungai Cimrutu di desa Kutasari Kecamatan Cipari. Akibatnya, belasan hektar lahan pertanian rusak. 

Data di BPBD Cilacap menyebut, hujan deras menyebabkan tiga rumah di Desa Sindangbarang Kecamatan Karangpucung dan lima rumah di Desa Ujungbarang Kecamatan Cimanggu rusak dilanda longsor. Kendati tidak menyebabkan korban jiwa, kerugian akibat longsor ini mencapai puluhan juta rupiah. 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pekan Diplomasi Iklim

Pekan Diplomasi Iklim

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Prabowo Masuk Kabinet, Pengusutan Kasus HAM Diprediksi Mangkrak