Walau Mengungsi, Anak Korban Kebakaran Masih Bersekolah

Puluhan anak korban kebakaran Sungai Bolong, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa ikut orang tua mereka tinggal di tenda pengungsian. Mereka tinggal di Posko Penanggulangan Bencana Kebakaran yang didirikan pemerintah di bekas lahan terminal.

NUSANTARA

Rabu, 05 Feb 2014 18:36 WIB

Author

Adhimas Soekotjo

Walau Mengungsi, Anak Korban Kebakaran Masih Bersekolah

Mengungsi, Anak, Kebakaran, Bersekolah

KBR68H, Nunukan - Puluhan anak korban kebakaran Sungai Bolong, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa ikut orang tua mereka tinggal di tenda pengungsian. Mereka tinggal di Posko Penanggulangan Bencana Kebakaran yang didirikan pemerintah di bekas lahan terminal.

Kepala Bidang Kesra Desa Nunukan Utara Endang Yuliati mengatakan, sebanyak  96 anak dan balita ikut menginap di tenda pengungsian karena pemukiman warga di Sungai Bolong telah rata dengan tanah.

"Sekolah dasar sementara ini ada 44 anak, untuk SMP 18 anak, SMA 17 anak, Paud 17 anak. Tidak menutup kemungkinan nanti ada  lagi data yang masuk. Keperluan susu pempers  ada kami lengkapi di sini," ujar Endang Yuliati.

Endang Yuliati menambahkan, meski tinggal di pengungsian anak-anak usia sekolah masih bersekolah seperti biasa. Selain mendapat bantuan keperluan hidup, mereka juga mendapatkan  bantuan seragam dan peralatan sekolah.

Sebanyak 108 keluarga di Sungai Bolong kehilangan tempat tinggal mereka  akibat kebakaran yang  terjadi Kamis pada 30 Januari lalu. Kebakaran menghanguskan 63 rumah.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8