Status Gunung Kelud Diturunkan Menjadi Siaga

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung Kelud dari Awas menjadi Siaga.

NUSANTARA

Kamis, 20 Feb 2014 15:11 WIB

Author

Ade Irmansyah

Status Gunung Kelud Diturunkan Menjadi Siaga

gunung kelud, siaga, pvmbg, erupsi

KBR68H, Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung Kelud dari Awas menjadi Siaga.


Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Kelud PVMBG, Umar Rosyadi mengatakan, aktivitas kegempaan dan erupsi gunung tersebut sudah berangsur berkurang. Meskipun demikian radius lima kilometer dari kawah gunung tersebut tetap berbahaya dan harus tetap steril dari aktivitas warga.

“Status Gunung Kelud sekarang sudah diturunkan dari awas menjadi siaga terhitung sejak 20 Februari 2014 pukul 11:00 wib. Alasannya secara visual tadi hanya kepulan asap saja yang terjadi di sana secara terus menerus dari kawah Gunung Kelud. Terus yang kedua aktifitas gempa hanya didominasi oleh tremor yang kecenderungan terus menurun dengan amplitudo maksimum 0,5 sampai dengan satu. Yang ketiga tidak diketemukannya gempa-gempa vulkanik dalam yang melahirkan sumber magma baru,” ujarnya kepada KBR68H saat dihubungi (20/2).

Itu tadi Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Kelud PVMBG, Umar Rosyadi. Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur meletus pada 14 Februari lalu.


Puluhan ribu warga di 16 desa mengungsi. Abu vulkanik akibat letusan gunung itu beterbangan hingga radius puluhan kilometer, bahkan sampai Jawa Barat. Semburan abu vulkanik menyebabkan lima bandar udara di Pulau Jawa ditutup.


Editor: Quinawaty Pasaribu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik