Ratusan Orang Teken Petisi Dukung Walikota Surabaya Risma Tidak Mundur

KBR68H, Jakarta - Sekitar 544 orang lebih diklaim sudah tandatangani petisi digital mendukung Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Mereka tidak ingin Risma mundur.

NUSANTARA

Selasa, 18 Feb 2014 10:33 WIB

Author

Bambang Hari

Ratusan Orang Teken Petisi Dukung Walikota Surabaya Risma Tidak Mundur

Tri Rismaharini, surabaya

KBR68H, Jakarta - Sekitar 544 orang lebih diklaim sudah tandatangani petisi digital mendukung  Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Mereka tidak ingin Risma mundur.

Penggagas Petisi itu, Fajar Eristyawan menjelaskan, petisi ini ditargetkan ditandatangani 1.000 pendukung. Menurutnya, dukungan ini diberikan lantaran ia pesimistis adanya pengganti yang lebih baik apabila Risma mengundurkan diri.

"Kami ingin apa yang dilakukan oleh Risma mendapat dukungan sepenuhnya dari masyarakat. Soalnya kenapa? Seperti yang kita tahu, berpuluh-puluh prestasi yang diraih Risma secara pribadi, maupun untuk Kota Surabaya. Taman Bungkul juga dinobatkan sebagai salah satu taman terbaik di dunia. Kita sebagai masyarakat Surabaya mau tidak mau mendukung walikota kita agar jangan sampai mundur. Sebab kenapa? Ketika walikota kita mundur, siapa nanti yang akan meneruskan pembangunan di Surabaya. Memang ada penggantinya. Tapi pertanyaannya, bisa kah sebaik Ibu Risma? Saya yakin itu tidak mungkin," katanya dalam Program Sarapan Pagi KBR68H, Selasa (18/2).

Ia menambahkan, apabila sudah terkumpul 1.000 dukungan, rencananya ia bakal menyerahkan petisi ini langsung kepada Walikota Surabaya yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu. Risma diisukan akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wali kota Surabaya.

Spekulasi mengenai alasan mundurnya Risma ini beredar luas. Ada yang menyebutkan alasan Risma mengundurkan diri disebabkan karena hubungan yang tidak harmonis dengan Wakil Walikota Surabaya, Wisnu Sakti Buana.

Selain itu, spekulasi lain adalah karena adanya perbedaan pendapat dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo terkait pembangunan jalan tol tengah Surabaya. Namun, ketika dimintai konfirmasi, Risma menolak untuk mengungkapkan alasannya ingin mengundurkan diri.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik