Listrik Sering Byar Pet, Pengusaha Hotel Mengeluh

Sektor perhotelan di Kalimantan Timur (Kaltim) merugi cukup besar akibat pemadaman listrik alias

NUSANTARA

Rabu, 12 Feb 2014 16:21 WIB

Author

Teddy Rumengan

Listrik Sering Byar Pet, Pengusaha Hotel Mengeluh

Listrik, Pengusaha, Hotel

KBR68H, Balikpapan - Sektor perhotelan di Kalimantan Timur (Kaltim) merugi cukup besar akibat pemadaman listrik alias “byar pet” yang terjadi setiap hari hingga 12 jam.

Ketua  Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan mengatakan, pemilik hotel harus mengeluarkan biaya yang cukup besar hingga 15 persen. Sebab manajemen hotel harus membeli bahan bakar solar untuk genset. Berbeda jika menggunakan listrik PLN yang biayanya cukup murah.

Selain itu, kata Yulidar, pihak hotel juga harus mengeluarkan biaya perbaikan untuk peralatan elektronik yang rusak akibat pemadaman, karena turun-naiknya tegangan.

"Saya rasa yang jelas satu peralatan akan terganggu, terutama elektronik yang sangat sensitive tegangan-tegangan, naik turunnya tegangan. Kedua harus diakui juga cost menggunakan genset jauh lebih besar dari pada PLN, mungkin presentasenya itu ya, paling tidak 10 - 15 persen pasti ada, tambahan-tambahan cost untuk energi listriknya," ujar Yulidar Gani.

Ketua  Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan menambahkan, selama ini PLN tidak bertanggung jawab atau memberikan ganti-rugi atas pemadaman yang menyebabkan kerugian bagi dunia usaha.

Menurutnya, PHRI sudah pernah mengajukan klaim atas kerugian yang dialami, namun ditolak PLN. Harusnya kata Yulidar, PLN mengganti rugi, ataupun memberikan dispensansi maupun potongan tagihan iuran listrik, karena konsumen dirugikan.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN