Bus Tak Sesuai Spek, Pemprov Jakarta Tolak Bayar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengancam takkan melunasi pembayaran sejumlah armada bus TransJakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB)

NUSANTARA

Selasa, 11 Feb 2014 13:36 WIB

Author

Bambang Hari

Bus Tak Sesuai Spek, Pemprov Jakarta Tolak Bayar

TransJakarta, Bus Rusak, Jokowi, Udar Pristono, Pemprov Jakarta

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengancam takkan melunasi pembayaran sejumlah armada bus TransJakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB), bila barang yang didapatkan tidak sesuai spesifikasi. Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono mengatakan, armada Bus TransJakarta dan BKTB baru dibayar sekitar 20 persen. Saat ini, institusinya tengah mengusut pengadaan bus-bus tersebut.


"Kami inikan pembeli. Kalau ternyata barangnya tidak sesuai dengan spek dan kontrak, saya kembalikan dan saya tidak akan bayar. Memang itu baru dibayarkan 20 persen. Karena itu tidak usah khawatir, kontrak kita inikan sudah mengamankan. Tapi ini tolong jangan digeneralkan begitu. Jadi ini yang dibilang rusak tidak semuanya. Dalam satu paket itukan ada beberapa bus yang berasal dari satu perusahaan. Kira-kira jumlahnya 18-an mobil," terang Udar dalam Program Sarapan Pagi KBR68H.


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berjanji mengusut bus baru Transjakarta dan BKTB asal Cina yang diduga bekas. Dari sejumlah foto yang beredar terlihat komponen yang rusak dan berkarat di dalam bus. Pemprov DKI Jakarta membeli 132 bus baru dari Cina pada Januari lalu. Bus dibeli dengan anggaran lebih dari Rp 480 miliar.


Editor : Sutami 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17