Pengunjung Perpustakaan di NTB Satu Juta Setahun

Jumlah pengunjung di perpustakaan daerah (Perpusda) NTB lebih dari 1 juta orang per tahun.

NUSANTARA

Senin, 25 Feb 2013 13:35 WIB

Author

Radio Global FM Lombok

Pengunjung Perpustakaan di NTB Satu Juta Setahun

perpustakaan, NTB

KBR68H, Mataram- Jumlah pengunjung di perpustakaan daerah (Perpusda) NTB lebih dari 1 juta orang per tahun. Data itu diambil dari perpusda provinsi, kabupaten/kota, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), perpustakaan desa dan perpustakaan di rumah ibadah. Belum lagi, pengunjung di perpustakaan keliling yang tersebar di 200 post se-NTB, dimana rata-rata kunjungan di setiap pos dikunjungi 50 orang per hari.

 “Nah kalau kita himpun pengunjung itu sudah lebih 1 juta setahun yang berkunjung ke perpustakaan. Kita dengan perpustakaan keliling saja dengan 200 post yang datang satu hari itu setiap post 50 orang kali 200 post ayo sudah berapa orang yang berkunjung setiap minggu. Kita layani setiap 4 kali seminggu,” kata  Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) NTB,  Arsyad Gani.

Arsyad menuturkan, kesadaran membaca masyarakat NTB sudah mulai meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu juga terlihat dari adanya aspirasi dari masyarakat di pulau Sumbawa untuk mengajukan adanya gedung perpustakaan di Kota Bima dan Kabupaten Sumbawa Besar. Selain itu, diajukan pengadaan mobil perpustakaan keliling untuk pulau Sumbawa. Saat ini, mobil perpustakaan keliling yang ada di provinsi dikirim tiga bulan sekali ke pulau Sumbawa.
 
Permintaan masyarakat menjadi anggota menjadi anggota perpustakaan lanjut Arsyad, juga meningkat. Hal itu dapat dilihat dari data 2011 dengan jumlah anggota sebanyak 6.700 orang menjadi 13 ribu orang tahun 2012. Jumlah itu diprediksi akan terus mengalami peningkatan di tahun 2013 ini.

“Kami memberikan layanan terbaik bagi para anggota perpustakaan agar merasa nyaman, seperti tempat duduk yang nyaman, fasilitas internet dan lain sebagainya,” tuturnya.

Sumber: Radio Global FM Lombok

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10