NTB Ajukan Rp 5 Miliar Bangun Perpus di Kota Bima

Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) NTB mengajukan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk membangun gedung perpustakaan daerah (Perpusda) di Kota Bima.

NUSANTARA

Senin, 18 Feb 2013 17:45 WIB

Author

Radio Global FM Lombok

NTB Ajukan Rp 5 Miliar Bangun Perpus di Kota Bima

perpustakaan, daerah

KBR68H, Mataram- Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) NTB mengajukan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk membangun gedung perpustakaan daerah (Perpusda) di Kota Bima. Ditargetkan pembangunan perpusda itu mulai dikerjakan 2014 mendatang. Selain di Kota Bima, masyarakat meminta adanya perpusda di Kabupaten Sumbawa Besar. Usulan pembangunan kedua perpusda itu sesuai dengan aspirasi masyarakat di pulau Sumbawa.
 
“Insya Allah mudah-mudahan tahun depan bisa dimulai. Usulan kita untuk gedungnya saja sekitar 5 miliar, kita meminta tanah minimal setengah hektar harus representative letaknya di Kota Bima. Aspirasi masyarakat, itu belum lagi kita di Sumbawa Besar nantinya. Untuk pelayanan perpustakaan di pulau Sumbawa mereka minta ada di Bima dan Sumbawa Besar,” kata Kepala BPAD NTB,Arsyad Gani, kepada wartawan, di Mataram, Senin (18/2).
 
Arsyad menuturkan, selain diusulkan anggaran pembangunan gedung, juga diajukan proposal pengadaan mobil perpustakaan keliling untuk pulau Sumbawa. Saat ini, mobil perpustakaan keliling yang ada di provinsi dikirim sebulan sekali ke pulau Sumbawa. Kondisi itu berdampak pada mahalnya biaya operational, karena harus diseberangkan dengan kapal laut. Belum lagi jarak antara satu daerah dengan daerah lain di pulau Sumbawa sangat jauh.
 
Anggaran pembangunan gedung perpusda di Kota Bima lanjut Arsyad, akan diajukan tahun ini untuk dibahas dan dianggarkan di tahun 2014. Tahun 2013 ini dianggarkan untuk pengadaan dan penambahan koleksi buku dengan dana Rp 500 juta. “ Kami juga ajukan proposal ke pusat. Jika di APBD NTB tidak dianggarkan, maka bisa melalui APBN. Kami ajukan itu untuk jaga-jaga, mana yang duluan tembus,” tuturnya.

Sumber: Global FM Lombok

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)