Medan Segera Punya Pembangkit Listrik Sampah

Kota Medan bakal memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Pembangkit listrik itu akan dibangun di Tempat Pembanguan Akhir (TPA) di Jalan Paluh Nibung, Kecamatan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

NUSANTARA

Jumat, 15 Feb 2013 16:38 WIB

Author

Radio Star News

Medan Segera Punya Pembangkit Listrik Sampah

sampah, medan, sumatera utara, PLTSa

Kota Medan bakal memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Pembangkit listrik itu akan dibangun di Tempat Pembanguan Akhir (TPA) di Jalan Paluh Nibung, Kecamatan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

Kita ingin melihat sejauhmana langkah-langkah yang telah dilakukan PT Agro Mulyo Abadi selaku pihak yang membangun PLTSa di kawasan itu. Selain itu juga, TPA seluas 13 hektar itu ditata dengan baik, sehingga kesannya tidak kumuh dan kurang tertata,” kata Walikota Rahudman Harahap.
 
Melihat kawasan tersebut sangat gersang, Walikota, memerintahkan Kadis Kebersihan untuk menanam pohon agar tempat itu terlihat lebih teduh dan hijau. Selain itu, Kadis Bina Marga diminta untuk meratakan tumpukan yang menggunung. Jalan masuk menuju TPA harus diaspal untuk mempermudah keluar masuknya truk pengangkat sampah.
 
Sekitar 500 meter dari tumpukan sampah banyak terdapat kolam, dan rencananya kolam itu akan ditimbun dan diratakan pihak PT Agro Mulyo Abadi untuk selanjutnya dijadikan sebagai tempat finalisasi  studi karateristik sampah. Dengan begitu truk sampah yang datang tidak lagi membuang sampah di lokasi yang selama ini dijadikan tempat pembuangan sampah tetapi di lahan yang telah diratakan tersebut.
 
Selain itu, tambah Walikota, tinjauan ke TPA juga tidak terlepas akan datangnya Tim Pantau 2 Adipura akhir bulan ini. Karenanya, TPA Terjun harus  lebih tertata, termasuk  fasilitas pendukungnya seperti jalan dan  sumur pantau. Termasuk beberapa tempat penampungan barang-barang bekas, diharuskan menata lokasinya agar terlihat lebih baik.
 
Sementara, Budiman, dari PT Agro Mulyo Abadi kepada Walikota menjelaskan, pihaknya saat ini sedang melakukan finalisasi untuk studi karakterisasi sampah. Hal itu untuk mengetahui berapa persen kandungan sampah organik maupun non organiknya. 

Sumber: Radio Star News

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18