Laboratorium Pertamanan di Medan Jadi Wisata Edukasi Flora

KBR68H, Medan - Walikota Medan Rahudman Harahap, mengaku tidak pernah mengetahui jika Dinas Pertamanan Kota Medan memiliki laboratorium pertamanan, sebagai tempat pembibitan tanaman penghijauan dan aneka jenis bunga.

NUSANTARA

Selasa, 12 Feb 2013 21:38 WIB

Author

Radio Star News Medan

Laboratorium Pertamanan di Medan Jadi Wisata Edukasi Flora

laboratorium, pertamanan

KBR68H, Medan - Walikota Medan Rahudman Harahap, mengaku tidak pernah mengetahui jika Dinas Pertamanan Kota Medan memiliki laboratorium pertamanan, sebagai tempat pembibitan tanaman penghijauan dan aneka jenis bunga. 

“Laboratorium ini akan kita fungsikan kembali. Selain mendukung Medan menjadi kota bunga, laboratorium pertamanan akan dijadikan sebagai tempat wisata edukasi flora bagi para pelajar maupun warga Kota Medan,” kata Walikota, Selasa (12/2) saat meninjau laboratorium pertamanan di Jalan Kesatria, Kelurahan  Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Walikota mengakui, potensi yang akan dihasilkan laboratorium pertamanan ini sangat luar biasa. Karenanya, Kadis Pertamanan diberik waktu satu bulan untuk mengelola dan menata laboratorium pertamanan tersebut.
 
“Bekas tumpukan sampah yang menggunung di tempat itu harus diangkut dan diratakan untuk dijadikan tempat pembibitan. Begitu juga dengan rumah kaca yang ada, harus dibenahi kembali sehingga mampu menghasilkan bunga-bunga berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi,” pintanya.
              
Selain itu, Walikota, juga meminta agar sekitar kawasan laboratorium pertamanan ditata dan dibuat taman agar terlihat lebih menarik.

 “Kadis Bina Marga agar mengaspal jalan agar memudahkan akses masuk, termasuk membeton dinding sungai serta membersihkan aliran sungai dari sampah,” pintanya kepada Kadis Bina Marga.
 
Didepan jalan masuk, sebut Walikota, juga harus dibuat gapura dan nama Laboratorium Pertamanan Kota Medan, sehingga warga mengetahui ada tempat pembibitan tanaman penghijauan dan aneka jenis bunga.

“Dengan demikian masyarakat tertarik mengunjunginya sekaligus membeli aneka tanaman penghijauan maupun berbagai jenis bunga yang ada di tempat tersebut,” ungkapnya.
              
Walikota juga berharap difungsikannya kembali laboratorium bunga itu dapat dijadikan sebagai tempat perawatan seluruh tanaman penghijauan maupun aneka jenis bunga.

“Setelah tanaman penghijauan dan aneka jenis bunga tumbuh dan berkembang barulah di tempatkan di pot-pot bunga yang ada di pinggir jalan, termasuk taman-taman yang ada di Kota Medan. Jika ada tanaman bunga yang kondisinya layu dan rusak di pinggir jalan maupun taman-taman, maka langsung bawa dan dirawat di laboratorium pertamanan,” ungkapnya.
 
Sementara menurut pengelola laboratorium, Joner Sinaga, laboratorium pertamanan memiliki lahan hampir 1 hektar, persisnya 8.000 meter. Di tempat itu ditemukan sebanyak 18 jenis tanaman penghijauan seperti pohon asam jawa, tanjung, hamohi, cemara, ketapang, meranti, semangi dan trambesi.

“Selain itu terdapat lebih kurang 20 jenis  aneka tanaman bunga  diantaranya anggrek, asoka, melati dan bougenville,” sebutnya.

Sumber:http://www.starberita.com/index.php?option=com_content&view=article&id=88596:-medan-miliki-laboratorium-pertamanan-&catid=37:medan&Itemid=457

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Mr. Spock dan Homer Simpson: Dinamika Perilaku di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 7

Belenggu Korban Pelecehan Seksual

Kabar Baru Jam 8

Longgar Bikin Lengah?