Gara-Gara Miras Oplosan, Australia Keluarkan Travel Warning ke Lombok

Pasca tewasnya seorang turis asal Australia, Pemerintah Lombok Utara kini gencar menyosialisasikan bahaya minuman keras illegal, terutama di kawasan wisata Gili Trawangan.

NUSANTARA

Senin, 11 Feb 2013 15:32 WIB

Author

Rachmawati

Gara-Gara Miras Oplosan, Australia Keluarkan Travel Warning ke Lombok

travel warning, miras oplosan

KBR68H, Lombok Utara - Pasca tewasnya seorang turis asal Australia, Pemerintah Lombok Utara kini gencar menyosialisasikan bahaya minuman keras illegal, terutama di kawasan wisata Gili Trawangan. Juru Bicara Pemerintah Lombok Utara Jumarep mengatakan sosialisasi dilakukan bersama dengan Balai POM setempat. Menurutnya minuman keras ilegal ini diduga sebagai penyebab tewasnya turis tersebut. Akibat insiden ini, Pemerintah Australia bahkan sempat mengeluarkan larangan berkunjung ke Lombok.

“Jadi, ini langkah awal yang diambil Pemerintah Daerah, terkait dengan peristiwa meninggalnya turis asing pada malam tahun baru yang lalu. Pemerintah mengambil langkah yang pertama sosialisasi, yang dilaksanakan hari ini, yang juga melibatkan Badan POM. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk mencegah penjualan minuman beralkohol yang tidak terdaftar di Balai POM,"jelasnya.

Liam Davies (19) warga negara Australia sebelumnya dilaporkan tewas setelah sempat mengkonsumsi miras oplosan yang mengandung methanol di Kawasan Wisata Gili Trawangan Lombok Utara. Insiden ini terjadi jelang pergantian tahun 2012 silam. Kasus ini menjadi perhatian serius Pemerintah Australia dan mendesak Pemerintah Indonesia serta aparat Kepolisian NTB menuntaskan kasus ini. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17