Cegah Putus Sekolah, Madrasah di Polewali Mandar Gratiskan Tranportasi Siswa

Sebuah sekolah di Kabupaen Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggratiskan transportasi siswanya selama setahun. Sekolah itu adalah Madrasah Tsanamiyah DDI di Desa Mirring, Kecamatan Binuang.

NUSANTARA

Senin, 18 Feb 2013 14:05 WIB

Author

Sukriwandi

Cegah Putus Sekolah, Madrasah di Polewali Mandar Gratiskan Tranportasi Siswa

Madrasah, Polewali Mandar

KBR68H, Polewali Mandar - Sebuah sekolah di Kabupaen Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggratiskan transportasi siswanya selama setahun. Sekolah itu adalah Madrasah Tsanamiyah DDI di Desa Mirring, Kecamatan Binuang.

Salah satu guru di sana, Syamsuddin mengatakan, langkah ini diambil untuk mengurangi angka putus sekolah. Pasalnya, pendidikan anak di sana sering terhenti lantaran beban transportasi ke sekolah.

"Eh kita sepakat dengan supir mobil ketika cair dana bos baru kita bayarkan. Kita langsung langsung hitung sekitar Rp. 1 jutaan per triwulan untuk semua siswa. Ada berapa siswanya? Eh siswa kurang lebih 160an. Itu berlangsung satu tahun ya? Iya. Jadi mereka diantar langsung kerumahnya masing-masing? Iya kita punya beberapa pos, satu ditandakan kemudian satu dimirring dan satu dilena," jelas Syamsuddin.

Guru Madrasah Tsanawiyah DDI Syamsuddin mengklaim program ini berhasil membuat anak yang putus sekolah kembali ke dunia pendidikan. Desa Mirring di Kabupaten Polewali Mandar dipastikan tak memiliki anak setingkat SMP yang putus sekolah.


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kesiapan Mental sebelum Memutuskan Menikah

Kabar Baru Jam 8

Setahun Pandemi dan Masalah "Pandemic Fatigue"

Kabar Baru Jam 7