Bagikan:

Partai Ummat Kota Cirebon Minta Maaf Lakukan Aktivitas Politik di Masjid

Pembentangan bendera di area Masjid At Taqwa yang dilakukan oleh pengurus internal Partai Ummat sebagai wujud syukur atas lolosnya partai besutan Amien Rais tersebut menjadi peserta Pemilu.

NUSANTARA

Jumat, 06 Jan 2023 22:18 WIB

Author

Frans Mokalu

Partai Ummat

Foto tangkap layar memperlihatkan kader Partai Ummat Kota Cirebon membawa bendera partai di masjid. (Foto: KBR/Istimewa)

KBR, Cirebon – Pengurus Partai Ummat Kota Cirebon Jawa Barat minta maaf setelah membuat kegaduhan sebelum masa kampanye tiba.

Parta Ummat sebelumnya membentangkan bendera partai di area Masjid At-Taqwa Kota Cirebon.

Permintaan maaf ini disampaikan langsung oleh Ketua DPD Partai Ummat Kota Cirebon Herlina S Kasdukhi.

“Tetap kita harus tabayun dan minta maaf kalau hal ini menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat,” kata Herlina, Jumat (6/1/2023).

Baca juga:


Menurut Herlina, pembentangan bendera di area Masjid At Taqwa yang dilakukan oleh pengurus internal Partai Ummat sebagai wujud syukur atas lolosnya partai besutan Amien Rais tersebut menjadi peserta Pemilu.

Herlina menjelaskan, saat itu pengurus melakukan sesi foto bersama untuk dokumentasi internal. Namun, sesi foto bersama tersebut tersebar luas.

“Sebagai wujud syukur, kader kami melakukan foto bersama dan secara spontan membentangkan bendera. Memang itu dilakukan di area Masjid At Taqwa setelah shalat ashar berjamaah pada hari Minggu 1 Januari 2023. Tidak ada maksud apa-apa, saya sendiri tidak paham kenapa foto itu bisa tersebar keluar,” ujarnya.

Ia mengatakan sangat mengerti dan mengetahui tahapan dan aturan dalam Pemilu yang melarang partai politik melakukan aktifitas di tempat ibadah, lingkungan Pendidikan, dan kantor pemerintah.

“Kami sudah melakukan klarifikasi dengan Bawaslu Kota Cirebon mengenai Partai Ummat berkegiatan seperti apa tujuannya. Kami tegaskan tidak ada kegiatan kampanye. Kita paham betul bahwa masjid bukan tempat kampanye,” pungkasnya.

Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Gamophobia Bikin Sulit Jalin Hubungan

Kabar Baru Jam 7

Benarkah Proyek Food Estate Gagal?

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending