Bagikan:

Polisi Sebut Kelompok Lekagak Telenggen Pelaku Penembakan Tiga Prajurit TNI

Jenazah ketiga korban telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan.

NUSANTARA

Senin, 31 Jan 2022 15:42 WIB

Tiga persone TNI tewas di Papua.

Ilustrasi penembakan di Papua.

KBR, Jayapura- Kelompok bersenjata pimpinan Lekagak Telenggen dituding sebagai pelaku penembakan yang menewaskan tiga prajurit TNI di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis, 27 Januari 2022.

Kapolda Papua, Mathius D Fakhiri menyebut kelompok bersenjata tersebut selama ini beroperasi di wilayah Kabupaten Puncak. Mereka seringkali melakukan kekerasan terhadap aparat keamanan dan warga sipil di sana.

Ia mengklaim, Polda Papua telah mengumpulkan semua informasi mengenai kasus penembakan di Kabupaten Puncak. Aparat keamanan terus memonitor pergerakan kelompok pelaku untuk melakukan upaya penegakan hukum.

"Tentunya ini kan sudah bagian dari mereka yang pernah kita tetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). Apabila nanti mereka bisa keluar kita akan lakukan penegakan hukum. Tidak ada kesempatan di Tanah Papua ini bagi orang orang yang selalu melakukan tindakan tindakan kekerasan. Ini harus kita hentikan sehingga pihak Polri tentunya kita akan bekerja sama dengan teman-teman TNI bagaimana kita mengambil langkah langkah cepat yang soft dan terukur untuk melakukan penegakan hukum," kata Mathius D Fakhiri, Senin (31/01/2022).

Baca juga:

Kapolda Papua, Mathius D Fakhiri telah meminta Bupati Puncak, Willem Wandik berkomunikasi dengan kelompok tersebut, agar tercipta situasi aman di sana.

Sebelumnya, tiga prajurit TNI tewas dan satu lainnya terluka saat terjadi penyerangan Pos TNI oleh kelompok bersenjata di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, pada Kamis (27/01/2022).

Jenazah ketiga korban telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan, Jumat (28/01/2022). Jenazah M Rizal Maulana Arifin dipulangkan ke Bandung, Jawa Barat. Jenazah Tuppal Halomoan Barasa dipulangkan ke Jambi, sedangkan jenazah Rahman Tomilawa dikirim ke kampung halamannya di Ambon.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum

Most Popular / Trending