Bagikan:

Anggota Satgas Nemangkawi Tertembak saat Penyerangan Pos di Kiwirok

Pada waktu itu kondisi sekitar sedang berkabut.

NUSANTARA

Selasa, 18 Jan 2022 14:10 WIB

Satgas Nemangkawi baku tembak dengan kelompok bersenjata.

Ilustrasi aparat gabungan TNI/Polri Satgas Nemangkawi sedang memburu kelompok bersenjata di Kabupaten Puncak, Papua, (12/6/21). Foto: humas.polri.go.id

KBR, Jayapura- Seorang anggota Brimob mengalami luka tembak saat kelompok bersenjata menyerang Pos Satgas Nemangkawi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin pagi (17/01/2022).

Kapolres Pegunungan Bintang, Cahyo Sukarnito mengatakan korban bernama Bachtiar Yuniwandaru tertembak di bagian bahu kiri. Kata dia, Anggota Satgas Nemangkawi yang tertembak telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Jayapura untuk mendapat perawatan medis.

"Telah terjadi aksi penyerangan di Distrik Kiwirok, yaitu di Pos Satgas Nemangkawi Distrik Kiwirok hingga terjadi kontak tembak, antara Satgas Nemangkawi dan KKB, sehingga menimbulkan korban luka atas nama Bharatu Bachtiar Yuniwandaru dari Satgas Nemangkawi," kata Cahyo Sukarnito, Selasa (18/01/2022).

Baca juga:

Kapolres Pegunungan Bintang, Cahyo Sukarnito menjelaskan korban ketika itu sedang berdiri di depan pos untuk memantau situasi. Pada waktu itu kondisi sekitar sedang berkabut. Saat korban hendak kembali ke dalam pos, kelompok bersenjata menembak ke arah pos dan mengenai korban.

Kemudian, rekan-rekan korban yang ada di pos langsung melakukan tembakan balasan. Kontak senjata antara kedua pihak terjadi selama beberapa menit, sebelum kelompok penyerang kabur. Menurut Cahyo, pelaku penyerangan diduga kelompok bersenjata pimpinan Lemek Taplo.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua