Anjing Pelacak Kesulitan Cari Jejak Napi Kabur Dari Nusakambangan

Anjing pelacak sempat mengendus napi tapi terputus-putus karena faktor lingkungan.

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 26 Jan 2017 12:25 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

Anjing Pelacak Kesulitan Cari Jejak Napi Kabur Dari Nusakambangan

Unit K9 atau anjing pelacak Polda Jawa Tengah di Dermaga Wijayapura, Cilacap. (Foto: KBR/Muhamad Ridlo)


KBR, Cilacap– Meski sudah mengerahkan tim anjing pelacak, namun kepolisian resor Cilacap belum mampu menangkap 2 napi Nusakambangan yang kabur. Keenam anjing pelacak yang dikerahkan tersebut sudah dikenal kehandalannya. Dua diantaranya adalah milik unit K9 Polres Cilacap, dua didatangkan dari Polres Purbalingga dan dua lainnya adalah milik Polresta Tegal.

Juru bicara Polres Cilacap, Bintoro Wasono mengatakan anjing pelacak sempat menemukan jalur pelarian dua napi tersebut ke tengah hutan. Namun, seringkali jejak ini putus lantaran adanya aliran air atau sungai.

Pengerahan anjing pelacak ini menurut Bintoro mutlak diperlukan mempertimbangkan medan pencarian di tengah hutan Pulau Nusakambangan yang secara visual sulit ditembus.

"Anjing-anjing ini dikerahkan, mulai dari penciuman sarung milik kedua narapidana yang lari ini. Terus menyusuri jalur yang dimungkinkan, kedua napi ini melarikan diri. Jejak-jejak itu, kemarin sempat diketahui (ditemukan-red) jejak-jejaknya, tetapi ditengah hutan itu agak putus. Menghilangnya itu ke mana-ke mana harus ditemukan lagi. Dilanjutkan lagi. Ya mungkin pas melalui sungai dan sebagainya. Kalau sudah lewat jalur air mungkin kan tercium lagi jejaknya," jelas Bintoro Wasono, Kamis (26/1/2017).
 
Lebih lanjut Bintoro Wasono mengatakan kemarin (25/1) tim gabungan masih memfokuskan pencarian di dalam Pulau Nusakambangan. Tetapi, untuk mengantisipasi kemungkinan kedua napi menyeberang pulau, kepolisian membuat sekat di seluruh jalur keluar masuk Nusakambangan, termasuk ke kawasan Laguna Segara Anakan dan Hutan Mangrove.

Selain itu, Polres Cilacap juga bekerjasama dengan Kepolisian terdekat, yakni Polres Banyumas dan Ciamis Jawa Barat untuk mempersempit ruang gerak kedua napi tersebut. Selain itu kepolisian resor lain di seluruh Jawa Tengah juga turut membantu upaya pencarian itu. Tim gabungan yang terdiri dari Jatanras Polda Jawa Tengah, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah, Polres Cilacap, Polres Tegal, Polres Purbalingga, dan otoritas lapas juga masih memburu kedua napi.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Belajar HAM di Museum HAM Munir

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12