Banyuwangi Wajibkan Seluruh Perusahaan Punya Perpustakaan

Ketentuan tersebut tercantum dalam peraturan daerah (perda) tentang Penyelenggaraan dan pengelolaan Perpustakaan.

BERITA | NUSANTARA

Senin, 04 Jan 2016 19:41 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Banyuwangi Wajibkan Seluruh Perusahaan Punya Perpustakaan

Ilustrasi: Antara

KBR, Banyuwang- Setiap perusahaan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur diwajibkan memiliki perpustakaan atau taman bacaan. Ketentuan tersebut tercantum dalam peraturan daerah (perda) tentang Penyelenggaraan dan pengelolaan Perpustakaan. Ketua Panitia Khusus Perpustakaan DPRD Banyuwangi, Ruliyono mengatakan, dengan perda tersebut, perusahaan yang tidak memiliki perpustakaan akan dibekukan. Ia berharap perda tersebut dapat meningkatkan minat baca di Banyuwangi. 

”Desa itu wajib memiliki perpustakaan harus bisa dibeckup. Perushaan swasta atau BUMN yang masyaraktnya keluarganya tinggal di area itu wajib memilii perpustakaan, contoh Perkebunan. Kalau untuk swalayan, minimarket itu paling tidak harus ada sudut- sudut baca. Ya harus kerjasama isinya tidak hanya buku, ya koran tiap hari ganti kan koran itu. Ada yang mingguan ada yang majala. Ya harus biaya dia usaha disini masak dia hanya profit orientit, palimng tidak ya meninggalkan ilmu,”kata Ruliyono, Senin (4/1/2016). 

Ruliyono menambahkan, perda itu berlaku untuk kantor pemerintahan, tempat pelayanan kesehatan, pendidikan, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, hotel hingga tempat rekreasi.

Kepala Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Banyuwangi Riyanti Ananta mengapresiasi pengesahan perda tersebut. Apalagi kata dia, pengunjung perpustakaan sejauh ini hanya berkisar 100 orang dari 1, 5 juta penduduk Banyuwangi. 

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10