Wali Kota Surabaya: Harimau di KBS Kritis

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, harimau di Kebun Binatang Surabaya (KBS) dalam keadaan kritis. Sementara ratusan satwa lainnya butuh perawatan intensif karena kurang terurus.

NUSANTARA

Selasa, 21 Jan 2014 19:28 WIB

Author

Abu Pane

Wali Kota Surabaya: Harimau di KBS Kritis

Wali Kota Surabaya, Harimau, KBS

KBR68H, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, harimau di Kebun Binatang Surabaya (KBS) dalam keadaan kritis. Sementara ratusan satwa lainnya butuh perawatan intensif karena kurang terurus.

Usai dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tadi pagi, Tri mengaku akan mempercepat pembenahan KBS tersebut.

"Ada banyak harimaunya, saya lupa tapi banyak. Cuma kandangnya itu terlalu sempit gitu lho. Juli ini sudah berubah semuanya. Makanannya, kandangnya sudah bersih. Cuma kan ada yang tidak bisa saya lakukan seperti tadi. Cepat sekali sebenarnya, lihat saja nanti tahun depan," ujar Tri di Jakarta, Selasa (21/1).

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menambahkan, pihaknya bakal mengucurkan anggaran sebesar Rp 15 milliar guna membenahi Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Terkait manajemen di KBS, Rismaharini telah melaporkan kasus penghilangan binatang ke KPK, Senin siang (20/1). Kata dia, penghilangan satwa ini tidak dilakukan perorangan.

"Aku sudah laporkan. Inisial? Nggak bisa, soalnya itu tim. Berapa orang? Nggak ada," kata Tri singkat.

Tri Rismaharini menyebutkan ada sekitar 400 satwa di KBS yang hilang. Dari data yang dia dapat, pelaku menukarkan satwa-satwa itu dengan mobil dan barang lain. Menurut Tri Risma, KPK akan mempelajari aduannya lebih dalu.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksinasi "Drive Thru" Pertama Indonesia

Pahlawan Gambut

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10