KBR68H, Jakarta - Serikat Tani Indramayu, Jawa Barat mengerahkan 5000 anggotanya untuk menduduki Pengadilan Negeri Bandung, Selasa pekan depan.
Selasa depan, PN Bandung akan menjatuhkan vonis terhadap lima anggota STI yang dituduh merusak peralatan berat waduk Bubur Gadung.
Pemimpin kolektif STI Syafrudin mengatakan, mereka seharusnya dibebaskan dari segala tuntutan lantaran jaksa gagal membuktikan dakwaan.
"Kita siap mengerahkan lima ribu petani untuk mengikuti persidangan di PN Bandung nanti dengan tuntutan Majelis Hakim memberikan vonis bebas terhadap lima kawan kita dari Serikat Tani Indramayu," ujar Pimpinan kolektif STI Syafrudin ketika dihubungi KBR68H, Sabtu (18/01).
Syafruddin mengatakan berdasarkan keterangan saksi dari jaksa penuntut, belum ada saksi yang mampu membuktikan lima petani terdakwa itu bersalah.
"Tidak da bukti yang menguatkan kawan-kawan STI melakukan pengrusakan sebagaimana didakwakan JPU itu sendiri," kata Syafrudin.
Jaksa menuntut lima anggota Serikat Tani Indramayu dengan hukuman antara 2,5 tahun hingga 3,5 tahun penjara. Jaksa mendakwa mereka melakukan penghasutan untuk merusak peralatan pembuat waduk Bubur Gadung.
Petani setempat menolak pembangunan waduk itu karena indikasi korupsi dalam proyek. Selain itu, petani juga menuding pembangunan waduk merampas tanah garapan. Terlebih, air waduk ditenggarai hanya digunakan untuk mengaliri perkebunan tebu milik PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).
Editor: Agus Luqman
Ribuan Petani Akan Geruduk PN Bandung Pekan Depan
KBR68H, Jakarta - Serikat Tani Indramayu, Jawa Barat mengerahkan 5000 anggotanya untuk menduduki Pengadilan Negeri Bandung, Selasa pekan depan. Selasa depan, PN Bandung akan menjatuhkan vonis terhadap lima anggota STI yang dituduh melakukan perusakan pe

Sabtu, 18 Jan 2014 19:27 WIB


Petani, Indramayu, Jawa Barat, pengadilan
Kirim pesan ke kami
WhatsappBerita Terkait
BERITA LAINNYA - NUSANTARA
Upah Ratusan Perawat di Kabupaten Cirebon di Bawah Standar, Ada yang Rp300 Ribu per Bulan
Perawat di Kabupaten Cirebon yang bekerja di fasilitas kesehatan milik pemerintah sendiri hingga kini masih ada yang diupah atau menerima honor sebesar Rp300 ribu per bulan.
Tomat, Sawi, Kubis dan Cabai Rusak Kena Abu Merapi
"Kami juga meminta ke petani agar panen lebih cepat agar tanaman tidak rusak," jelasnya.
BPBD Jateng: Abu Vulkanik Merapi Ganggu Pernapasan
Dikatakannya, banyak warga masih memilih bertahan di rumah dengan penggunaan masker untuk mencegah gangguan pernapasan akibat debu vulkanik.
Tolak Aktivitas Tambang, Warga Rembang Blokir Jalan
Warga memasang poster tuntutan, sebelum ada musyawarah, penambangan berhenti total, apapun alasannya.
Induk Harimau Ditemukan Mati Terjerat di Aceh Selatan
"Ada jerat yang melekat di lehernya. Biasanya itu digunakan untuk menjerat babi, karena itu berada di kebun masyarakat,”
Gagal Ginjal Akut, DPR Dorong Pemerintah Tindaklanjuti Rekomendasi Komnas HAM
"Yang paling penting adalah tidak sebatas soal minta maaf, tapi bagaimana masa depan anak-anak yang sakit itu."
Kuasa Hukum Korban: Pemerintah Harus Tanggung Hidup Korban Gagal Ginjal Akut Anak
"Yang harus dilakukan pemerintah adalah bukan cuma pengobatan, hidup mereka itu, seumur hidup mereka harus ditanggung oleh negara."
Erupsi Gunung Merapi, 5 Wilayah di Jateng Terdampak Abu Vulkanik
"Tolong tetap waspada dan jauhi daerah rawan,"
Masih Dikaji, Terowongan Bawah Laut Hubungkan Balikpapan-IKN
Yang terowongan bawah laut itu kan sebenarnya salah satu bentuk infrastruktur yang diputuskan supaya pembangunan jalur tol itu tidak merusak lingkungan.
JPU KPK: Wakil Ketua DPRD Jatim Terima Suap 39,5 Miliar
Uang suap itu diberikan untuk mendapatkan hibah kelompok masyarakat (pokmas) selama 2020 hingga 2024.
Polda Jateng Usut 6 Kasus Tambang Ilegal
"Tersangka dari kasus tambang Magelang sedang diproses,"
Ketemu Jokowi, Nelayan Tarakan Mengeluh Sulit Dapat Solar Subsidi
"Ini tadi yang langsung saya telepon kementerian untuk menyelesaikan keluhan dari para nelayan," kata Jokowi.
Siswa Wajib Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, P2G Kritik Kebijakan Pemprov NTT
Belum ada kendaraan umum di waktu sepagi itu. Pada akhirnya siswa jalan kaki. Dalam kondisi jalan masih sepi dan langit masih gelap, kata Satriawan, siswa berpotensi jadi korban kriminalitas.
Dua Anggota Brimob di Merauke Diduga Aniaya Warga
Akibat penyaniayaan tersebut, korban mengalami memar pada bagian mata kanan, dan masih dirawat hingga kini.
Diduga Aniaya Warga Hingga Tewas, POM AL Merauke Selidiki Anggotanya
"Saya memohon maaf atas adanya musibah ini. Nanti untuk kepastiannya tentunya perlu ada investigasi dari Polisi Militer."
Pembebasan Pilot Susi Air Tunggu Hasil Negosiasi Pemkab Nduga
"Semua pasukan sudah insert ke Kabupaten Nduga. Tinggal terserah Egianus."
Ledakan di Blitar, Polisi Temukan Tiga Panci Wadah Bahan Peledak
" Kemudian dari daya ledaknya ditemukan tiga panci tapi sudah hancur, kemungkinan di situ tempat menyimpan bubuk black power itu."
Ledakan Petasan di Blitar Tewaskan 4 Warga
"Korban saat ini teridentifikasi pemilik rumah ada satu yang dalam keadaan meninggal. Kemudian tiga masih tertimbun di reruntuhan,"
Polda Papua: Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Tak Terkait Jubir TPNPB
TPNPB menolak bernegosiasi dengan Indonesia.
Banjir Solo, Pemkot Siapkan Sekolah untuk Pengungsian
"Kami siapkan gedung sekolah menjadi lokasi pengungsian. Aktifitas sekolah kita adakan PJJ. "
Recent KBR Prime Podcast
Kabar Baru Jam 7
Kabar Baru Jam 8
Urgensi Penerapan Cukai Minuman Berpemanis
Kabar Baru Jam 10
Kabar Baru Jam 11