Medan Sulit, Pencarian Korban KMP Lokongbanua Disetop

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyatakan pencarian korban banjir bandang yang menenggelamkan Kapal Motor Perahu (KMP) Lokongbanua di Pelabuhan Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara dihentikan.

NUSANTARA

Jumat, 31 Jan 2014 21:26 WIB

Author

Abu Pane

Medan Sulit, Pencarian Korban KMP Lokongbanua Disetop

Pencarian Korban, KMP Lokongbanua

KBR68H, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyatakan pencarian korban banjir bandang yang menenggelamkan Kapal Motor Perahu (KMP) Lokongbanua di Pelabuhan Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara dihentikan.

Juru Bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, selain karena medan yang sulit, pencarian dihentikan karena petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda adanya korban. Hingga saat ini 29 orang dinyatakan masih hilang.

"Dari 41 korban 3 meninggal, sembilan luka-luka, dan 29 hilang. Pencarian korban itu berakhir hari ini. Artinya tidak dilanjutkan lagi. Ini karena berada di kemungkinan-kemungkinan tertimbun material banjir bandang seperti lumpur dan kayu-kayu gelondongan di muara laut," ujar Sutopo ketika dihubungi KBR68H di Jakarta, Jumat (31/1).

Sebelumnya Kepala Kantor SAR Manado Suyanto Samijan mengatakan, kemungkinan sisa korban hilang tertimbun di dasar laut. Sebab saat disapu banjir, kapal berpenumpang 41 orang itu juga ditimpa longsor.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat

Kabar Baru Jam 15

Perlukah Sertifikasi Pernikahan?