covid-19

Dokter Malaysia: Wilfrida Soik Masih Dibawah Umur

Pemkab Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Arnol Bria Seo mengatakan, hasil pemeriksaan dokter dari Malaysia menyimpulkan Wilfrida Soik masih dibawah umur, saat berangkat dan bekerja di Malaysia.

NUSANTARA

Senin, 13 Jan 2014 16:20 WIB

Author

Silver Sega

Dokter Malaysia: Wilfrida Soik Masih Dibawah Umur

Dokter Malaysia, Wilfrida Soik, Dibawah Umur

KBR68H. KupangPemkab Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Arnol Bria Seo mengatakan, hasil pemeriksaan dokter dari Malaysia menyimpulkan Wilfrida Soik masih dibawah umur, saat berangkat dan bekerja di  Malaysia.

Wilfrida Soik, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal NTT itu sedang menjalani proses hukum di Malaysia, karena tuduhan membunuh majikannya. Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Belu, Arnol Bria Seo mengatakan, hasil pemeriksaan itu sudah disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Belu.

"Pertama kaitannya dengan dokumen gereja bahwa dia masih berada di bawah umur. Layak untuk bekerja itu sudah dilihat dan sesuai dengan kenyataan, ia dibawah umur. Dan menurut informasi dari dokter juga, kaitannya dengan pemeriksaan gigi, ternyata gigi rahangnya belum tumbuh berarti tanda bahwa dia masih di bawah umur. Yang mereka lengkapi lagi itu, kehidupan si Wilfrida sejak lahir dan sampai besar dan berangkat Malaysia mereka lihat kondisi rumah, kondisi orang tua, ekonomi segala macam sudah diambil," ujar Arnol Bria Seo di Kupang (13/1).

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Belu NTT, Arnol Bria Seo menambahkan, dokter juga tidak menemukan sakit jiwa turunan pada keluarga Wilfrida. Arnol juga mengatakan, sidang pemberkasan hasil pemeriksaan tim dokter ke kampung halaman Wilfrida, sudah dilangsungkan tanggal 12 Januari. Sidang lanjutan baru akan dilakukan pada 26 Januari hingga 30 Januari.

Dia mengatakan, Pemda Belu menunggu petunjuk dari Kementerian Luar Negeri soal perlu tidaknya menghadirkan saksi orang tua Wilfirida Soik. Dia berharap, Wilfrida dapat dibebaskan dari hukuman mati.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ramai Cukai Rokok Mau Naik, Apa Kata Pakar dan DPR?