covid-19

Cuaca Tak Menentu, Tanaman Jagung di Sumba Timur Terancam Gagal Panen

Puluhan hektar lahan pertanian jagung milik warga desa Dapayami dan Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur NTT terancam gagal panen.

NUSANTARA

Rabu, 29 Jan 2014 13:29 WIB

Cuaca Tak Menentu, Tanaman Jagung di Sumba Timur Terancam Gagal Panen

hujan, jagung, NTT

KBR68H, Waingapu - Puluhan hektar lahan pertanian jagung milik warga desa Dapayami dan Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur NTT terancam gagal panen. 


Salah seorang warga Desa Dapayamu, Harunbera mengatakan, penyebabnya karena guyuran air hujan yang tidak merata, sehingga banyak lahan pertanian jagung yang mengering atau mati karena terendam banjir.


"Sama juga ini, tapi memang hujan di atas, Pak, Tapi air lagi tergenang di kebun. Jadi jagung mati semua sudah, mati habis, paling satu atau dua pohon yang jadi," kata Harunbera.


Sementara itu, lahan pertanian jagung di Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, tanaman jagung juga banyak yang mati. Penyebabnya karena saat berbunga, hampir satu bulan ini hujan jarang turun. Jagung yang tidak bisa dipanen ini dicabut untuk dijadikan pakan sapi. 


Dari pantauan KBR68H di Sumba Timur, desa-desa lain juga mengalami ancaman gagal panen jagung tahun ini karena hujan tidak menentu. 


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Mampukah Polisi Respons Cepat Kasus yang Libatkan Anggotanya?