BPBD Sumut: Erupsi Gunung Sinabung Masih Bisa Ditangani Pemda

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Daerah Sumatera Utara menolak bencana erupsi Gunung Sinabung ditetapkan sebagai bencana nasional.

NUSANTARA

Jumat, 17 Jan 2014 11:28 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

BPBD Sumut: Erupsi Gunung Sinabung Masih Bisa Ditangani Pemda

bpbd sumut, erupsi, sinabung, bencana nasional

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Daerah Sumatera Utara menolak bencana erupsi Gunung Sinabung ditetapkan sebagai bencana nasional.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Asren Nasution beralasan  Pemda Sumut masih sangggup mengatasi bencana letusan gunung berapi di Kabupaten Karo tersebut. Termasut menangani puluhan ribu pengungsi. Menurut Asren kinerja pemerintah dan geliat ekonomi di sekitar lokasi bencana masih berjalan.

"Kalau kita lihat di lapangan bahwa persoalan kita hanya persoalan pengungsian, logistik dan debu. Kalau roda pemerintahan berjalan sebagaimana biasa. Roda ekonomi juga berjalan sebagaimana biasa. Tidak ada hambatan dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat kita, kecuali sosial ekonomi yang berada di radius 5-6 kilometer yang kena dampak debu vulkanik," kata Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BDPB) Sumatera Utara, Asren Nasution dalam program Sarapan Pagi, Kamis (17/1).

Kepala BPBD Sumatera Utara, Asren Nasution menambahkan, kondisi terminal dan pasar di Sumatera Utara masih terlihat ramai. Selain itu, hotel-hotel  di sekitar Gunung Sinabung juga masih dipenuhi turis lokal maupun luar negeri.

Hingga kini, Gunung Sinabung masih berstatus awas. Selama sebulan terakhir letusan  Gunung Sinabung menyebkan rumah dan sekolah di sana rusak akibat terjangan awan panas. Lebih dari 26 ribu warga mengungsi yang tersebar di 39 titik pengungsian di Kabupaten Karo.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Stephanie: Mengubah Stigma Menjadi Empati