Bagikan:

BNPB: Modifikasi Cuaca Bisa Kurangi Intensitas Hujan di Jakarta

KBR68H, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB mengklaim jika modifikasi cuaca atau hujan buatan tetap bisa dilakukan tanpa adanya peralihan musim.

NUSANTARA

Senin, 13 Jan 2014 19:16 WIB

BNPB: Modifikasi Cuaca Bisa Kurangi Intensitas Hujan di Jakarta

bnpb, modifikasi cuaca, banjir, jakarta

KBR68H, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB mengklaim jika modifikasi cuaca atau hujan buatan tetap bisa dilakukan tanpa adanya peralihan musim. Juru bicara BNBP Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, modifikasi cuaca ditujukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir di Jakarta. Sebelumnya, BMKG menilai modifikasi cuaca tidak akan berdampak banyak jika dilakukan saat ini. Namun akan lebih maksimal jika dilakukan pada peralihan musim.

"Waktunya tidak bermasalah, hingga menjelang Maret pun masih bisa dilakukan. Intinya adalah kita mengurangi bukan menyediakan hujan. Tapi mengurangi besaran atau intensitas hujan. Sehingga diharapkan dengan modifikasi cuaca tadi banjir berkurang. Kemudan permasalahan banjir itu adalah permasalahan persemaiannya. Jadi modifikasi cuaca itu tidak mentotalkan bebas banjir," jelas Sutopo Purwo Nugroho kepada KBR68H melalui sambungan telepon, Senin (13/1).

Juru bicara BNBP Sutopo Purwo Nugroho menambahkan,BNPB masih menunggu perintah dari Gubernur DKI Jakarta untuk melakukan modifikasi cuaca. BNPB juga menyatakan telah menyiapkan pesawat Hercules untuk memodifikasi cuaca di ibu kota jika Gubernur DKI Jakarta menyatakan kondisi siaga darurat.

Saat ini sekitar 7000-an rumah terendam banjir dan  5000-an warga mengungsi akibat banjir di Jakarta yang tersebar di 35 titik pengungsi. Dia mengingatkan kepada warga yang berada di bantaran kali untuk waspada, sebab masih ada 60 titik banjir yang rawan meluap.
 
Data dari Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta menyebutkan wilayah yang terkena banjir tersebut antara lain Pangkalan Jati Malang, Jakarta Timur, perumahan Jaka Kencana Bekasi Selatan, Jl. Cililitan Kecil, Jakarta Timur, Kali Ceger, Pondok Aren, Bintaro, Cakung, Jakarta Timur, dan Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan. Di beberapa kawasan seperti perumahan Jaka Kencana, ketinggian air sudah mencapai 1,5 meter.

Modifikasi Cuaca di Jakarta


Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta belum bisa memastikan waktu modifikasi cuaca pengurangan intensitas hujan.

Juru bicara BPBD Jakarta, Bambang Surya Putra mengataka, pihaknya akan lebih dulu meminta masukan para ahli sebelum memodifikasi cuaca. Lembaga yang dilibatkan dalam perencanaan modifikasi cuaca di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta lembaga otoritas pemantau cuaca (BMKG).

"Kalau memang menurut para ahli atau departemen yang terlibat itu memang harus dilaksanakan modifikasi cuaca, tentu saja pemerintah provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan itu. Karena ini juga mendapat dukungan penuh dari BNPB, bukan dari anggaran Provinsi DKI Jakarta," kata Bambang Surya Putra kepada KBR68H.

Bambang Surya Putra mengatakan, tingginya curah hujan di Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir menimbulkan genangan dan titik banjir di sejumlah tempat. Data BPBD DKI menyebutkan hingga pagi tadi ada 31 kelurahan yang terkena banjir. Jakarta pun ditetapkan siaga darurat banjir.

Editor: Doddy Rosadi


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum

Most Popular / Trending