Kota Cirebon Kekurangan TPA

Tidak sampai hitungan puluhan tahun, disinyalir Kota Cirebon tidak akan memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk menampung sampah-sampah di daerah sekitarnya. Sebentar lagi TPA Kopiluhur yang terletak di Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota C

NUSANTARA

Senin, 07 Jan 2013 11:31 WIB

Author

Suara Gratia

Kota Cirebon, TPA

KBR68H, Cirebon - Tidak sampai hitungan puluhan tahun, disinyalir Kota Cirebon tidak akan memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk menampung sampah-sampah di daerah sekitarnya. Sebentar lagi TPA Kopiluhur yang terletak di Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, dengan luas kurang lebih 14 hektar ini akan penuh. TPA ini merupakan satu-satunya tempat pembuangan akhir yang difungsikan sejak tahun 1998.

Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Wilayah 3 Cirebon Ano Sutrisno mengatakan, dalam dua tahun ke depan dipastikan TPA Kopiluhur tidak dapat menampung sampah.

“Setelah 2 tahun kedepan mau dikemanakan sampah di Kota Cirebon ini, karena tidak ada tempat lagi,” kata Ano. Ia melanjutkan, untuk menanggulangi permasalahan ini pihaknya segera membentuk Badan Pengelola Sampah Regional, sehingga sampah akan dikelola oleh 5 wilayah yakni Kota dan Kabupaten Cirebon, Majalengka, Kuningan dan Indramayu.

“Kami sudah mempersiapkan lokasi untuk TPA baru yakni di daerah Palimanan,” lanjutnya. Ia menjelaskan,  pengelolaan sampah yang melibatkan 5 wilayah ini sudah dalam tahap pengkajian teknis dan sosial. Ano menambahkan, untuk merealisasikan pengelolaan sampah ini pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah pemerintah daerah dan akan selesai pada 2013/2014 mendatang. “Insya Allah dalam waktu dekat tahun 2013 paling lambat 2014 sudah hadir sistem Pengelolaan Sampah regiona,” jelas Ano.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pilkada Serentak Diwarnai Calon Tunggal