Bupati Katingan: Lapangan Kerja Butuh Tata Ruang

Bupati Katingan, Kalimantan Tengah, Duwel Rawing menegaskan perlunya tata ruang kabupaten untk menciptakan lapangan kerja. Untuk itu, masalah tata ruang kabupaten harus segera dirampungkan. Ia menegaskan, pembukaan lapangan pekerjaan untuk masyarakat di

NUSANTARA

Kamis, 31 Jan 2013 14:07 WIB

Author

Radio Katingan

Bupati Katingan: Lapangan Kerja Butuh Tata Ruang

Bupati Katingan, Lapangan Kerja

KBR68H, Katingan- Bupati Katingan, Kalimantan Tengah, Duwel Rawing menegaskan perlunya tata ruang kabupaten untk menciptakan lapangan kerja. Untuk itu, masalah tata ruang kabupaten harus segera dirampungkan.

Ia menegaskan, pembukaan lapangan pekerjaan untuk masyarakat di Bumi Penyang Hinje Simpei ini adalah persoalan yang paling mendasar.

“Khusus untuk penyediaan lapangan kerja di Kabupaten Katingan, meskipun sudah dilakukan berbagai upaya, tapi selama sepuluh tahun ini saya menyadari, tidak dapat terpenuhi dengan maksimal,” jelas Duwel Rawing.

Rencana pelibatan pihak swasta pun menurut bupati, tidak berjalan dengan baik. Sebab masih terkendala dengan tata ruang yang sampai hari ini belum rampung. Karena, untuk menyelesaikan Tata Ruang Kabupaten (TRK) harus menunggu rampungnya Tata Ruang Provinsi (TRP) Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Hal inilah salah satu persolan yang paling mendasar bagi daerah kita untuk menerima para investor, baik investor lokal maupun investor dari luar daerah yang akan menanamkan modalnya di daerah kita. Karena, setiap investor yang akan menanamkan modalnya selalu membutuhkan tata ruang atau tempat,” tambah Duwel.

Infrastruktur

Selain tata ruang, persoalan infrastruktur jalan darat juga tidak kalah pentingnya sebagai pendukung transportasi. Tapi, menurut bupati, selama sepuluh tahun ini, masalah yang satu ini sudah sedikit terselesaikan. Hal ini dibuktikan dengan akan rampungnya jalan poros Kasongan – Tumbang Kaman melalui kegiatan multi years dan jalan poros Kereng Pangi – jahanjang yang sampai sekarang sudah dapat difungsikan.

Sehingga dengan rampungnya jalan tersebu, kata Duwel, secara otomatis pula dapat meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Karena, PDRB ini merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara/wilayah atau daerah. Dalam pertumbuhan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya infrastruktur ekonomi. Dengan demikian, lanjut dia, PDRB merupakan indikator untuk mengatur capaian keberhasilan pemerintah dalam memanfaatkan sumber daya yang ada, dan dapat digunakan sebagai perencanaan pengambilan keputusan.

Keberhasilan ini pula, tambah bupati, akan berdampak pada keberhasilan di bidang lainnya, seperti keberhasilan menaikan PDRB dari Rp 2,166 triliun pada tahun 2008 naik menjadi Rp 3,035 triliun pada tahun 2011. Capaian itu masuk dalam ranking kelima di Provinsi Kalimantan Tengah. Kemudian, pertumbuhan ekonomi dari 5,38 persen pada tahun 2008 naik menjadi 6,21 persen pada tahun 2011.


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10