Bantuan Untuk Pengungsi Banjir Kampung Melayu Menipis

Bantuan di salah satu tempat pengungsian warga korban banjir di Kampung Melayu Besar, Kelurahan Kebun Baru, Jakarta Timur mulai menipis, seperti bahan makanan dan alat masak.

NUSANTARA

Jumat, 18 Jan 2013 12:15 WIB

Author

Ade Irmansyah

banjir, Jakarta, Bogor, Katulampa

KBR68H, Jakarta – Bantuan di salah satu tempat pengungsian warga korban banjir di Kampung Melayu Besar, Kelurahan Kebun Baru, Jakarta Timur mulai menipis, seperti bahan makanan dan alat masak.

Koordinator Posko Pengungsi Masjid Attahirriyah, Suryani Taher mengatakan, pasokan logistik untuk warga pengungsi awalnya menggunakan dana sosial mesjid dan bantuan dari sukarelawan. Namun setelah empat hari berlangsung, pasokan itu kian menipis.

“Pasti ada, kan ini tentunya mereka bertanggung jawab kan terhadap bangsanya. Minimal ada lah perhatian kunjungan ataupun kalo bisa mengirimkan bantuan ya, itu yang pertama. Yang kedua kan ada dananya untuk ini dari pemerintah, kan ada anggarannya juga dan itu harus dikeluarkan. Nah saya ga tau itu kenapa ga keluar. (Apa yang akan ibu lakukan?) Kita udah sms temen-temen saya yang orang pemda, tapi gak ada respon, masa saya mau minta-minta,” kata Suryani.

Koordinator Posko Pengungsi Masjid Attahirriyah, Suryani Taher menambahkan, pihaknya juga mengeluhkan masalah bantuan kesehatan, mulai dari obat-obatan hingga tenaga medis. Karena sejak awal pengungsian belum ada bantuan tenaga medis dan obat-obatan yang dikirimkan pemerintah. Kata dia, hingga kini sudah mulai banyak warga yang mengeluh sakit.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Survei Sebut Mayoritas Masyarakat Ingin Pandemi Jadi Endemi