Bagikan:

Hari Anti-Korupsi, KPK Minta Peran Masyarakat

"Bentuk yang nyata dalam peran serta masyarakat di dalam membangun Indonesia ini yang bersih dari korupsi,"

NASIONAL

Jumat, 09 Des 2022 07:55 WIB

Hari Anti-Korupsi

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di SMP K, Kudus, Jateng, Kamis (08/12/22).(Antara/Yusuf Nugroho)

KBR, Jakarta- Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wawan Wardiana menyebut, penyelesaian tindak pidana korupsi tidak cukup dengan upaya penindakan saja. Kata dia, sejak 2004-2022 sudah ada 1300-an orang yang ditindak oleh KPK, namun tindak pidana korupsi masih saja terjadi. 

Wawan menyebut, KPK membuat tiga pendekatan pemberantasan korupsi yang dikenal sebagai strategi trisula pemberantasan korupsi, yakni pendidikan, pencegahan dan penindakan.

"Lewat pendidikan adalah bagaimana upaya menumbuhkan nilai-nilai integritas kepada dirinya supaya ke depan tidak ada lagi niat untuk korupsi. Lewat sistem, diperbaiki sistemnya, menutup celahnya, supaya orang tidak bisa korupsi, tidak ada kesempatan untuk korupsi, karena kita tahu dalam teori-teori orang melakukan kejahatan karena ada niat dan kesempatan," kata Wawan dalam rangka Hakordia 2022, Pembukaan Temu Aksi Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas (Tapaksiapi), Kamis (8/12/2022).

Wawan melanjutkan, niat dan kesempatan inilah yang ditutup oleh KPK melalui pendidikan dan pencegahan, namun jika tetap ada yang lolos juga, maka penindakan yang akan bekerja.

Baca juga: 

Wawan mengatakan tiga pendekatan KPK ini tidak akan efektif jika hanya KPK yang melakukan. Kata dia, perlu peran serta masyarakat untuk bersama-sama dengan KPK dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"KPK cuma 1600 orang, dan cuma ada di Jakarta. Nggak mungkin kita melakukan hal-hal sampai ke daerah-daerah kalau memang orang-orangnya ya cuma segini. Nah oleh sebab itu peran serta masyarakat termasuk bapak dan ibu sekalian yang hadir di sini, adalah bentuk yang konkret bentuk yang nyata dalam peran serta masyarakat di dalam membangun Indonesia ini yang bersih dari korupsi," pungkasnya.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Laku Ramah Lingkungan dari Bilik Kecil Kantin Sekolah di Bali

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending