Bagikan:

Bom Bunuh Diri, Mahfud: Musuh Semua Agama

"Teroris itu adalah musuh kemanusiaan, musuh bersama, musuh semua penganut agama,"

NASIONAL

Kamis, 08 Des 2022 08:49 WIB

Bom bunuh diri Mapolsek Astana Anyar

Bom bunuh diri Mapolsek Astana Anyar, pemakaman korban Aiptu Anumerta Sofyan di rumah duka kawasan Cibogo, Bandung, Jabar, Rabu (071222). (Antara+Novrian Arbi)

KBR, Jakarta-  Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan, bahwa teroris merupakan musuh semua penganut agama dan kepercayaan. Menko Polhukam menyampaikan itu usai mengunjungi lokasi bom bunuh diri dan menjenguk korban bom Mapolsek Astana Anyar, Rabu (7/12/22).

"Teroris itu adalah musuh kemanusiaan, bukan pejuang agama apapun. Teroris itu adalah musuh kemanusiaan, musuh bersama, musuh semua penganut agama, nah itu teroris. Bersama-sama masalah ini dan kedepannya kita harus hati-hati yang penting itu," ujar Mahfud usai jenguk Korban Bom Astana Anyar di RS Bandung, Rabu (7/12/2022).

Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, jaringan teroris masih tetap ada meskipun secara jumlah sudah jauh menurun. Akan tetapi, ia meminta seluruh masyarakat utamanya aparat bisa mewaspadai ancaman terorisme.

"Sejak tahun 2018 sampai sekarang itu sudah jarang-jarang terjadi tetapi masih ada buktinya hari ini. Kita semua waspada, aparat kita punya Polisi, Densus, BNPT dan lain-lain," tuturnya.


Baca juga:

Sebelumnya, kejadian bom bunuh diri terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, Rabu pagi. Dalam peristiwa itu, pelaku dan satu orang anggota polisi tewas. Sementara tujuh anggota polisi lainnya mengalami luka-luka imbas bom bunuh diri tersebut.

 Pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat merupakan bekas narapidana kasus terorisme bernama Agus Sujatno atau Agus Muslim. Pelaku menolak program deradikalisasi sehingga berstatus "merah, yang kegiatannya diawasi oleh kepolisian. Agus terafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansarul Daulah (JAD) Bandung dan Jawa Barat.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Laku Ramah Lingkungan dari Bilik Kecil Kantin Sekolah di Bali

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending