Bagikan:

BI Akan Terbitkan Rupiah Digital untuk Berbagai Transaksi

Fungsinya sama dengan alat pembayaran lain, yakni bisa digunakan untuk membeli barang konsumtif dari sepatu, mobil, bahkan juga rumah.

NASIONAL

Selasa, 06 Des 2022 08:59 WIB

BI Terbitkan Rupiah Digital untuk Berbagai Transaksi

Cover Proyek Garuda 2022. Foto: Bank Indonesia

KBR, Jakarta- Bank Indonesia (BI) akan menerbitkan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau rupiah versi digital yang bisa digunakan untuk berbagai transaksi.

Fungsinya sama dengan alat pembayaran lain, yakni bisa digunakan untuk membeli barang konsumtif dari sepatu, mobil, bahkan juga rumah.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan implementasi rupiah digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC), masih dalam proses. Namun, white paper atau buku putih terkait pengembangan rupiah digital telah diterbitkan pada 30 November 2022.

White Paper tersebut merupakan penjelasan awal dari Proyek Garuda yakni berupa desain level atas Digital Rupiah, sekaligus sebagai bentuk komunikasi publik mengenai rencana pengembangan Digital Rupiah.

Sedangkan Proyek Garuda ialah sebuah inisiatif yang menaungi eksplorasi desain Central Bank Digital Currency (CBDC) Indonesia, yang kemudian disebut Digital Rupiah. CBDC ialah bentuk baru uang bank sentral.

"Dan ini juga menjadi sangat penting untuk ke depan, kami, kita semua, untuk menerbitkan digital rupiah. Central Bank Digital Currency sebagai satu-satunya alat pembayaran digital yang sah di Indonesia, sesuai Undang-Undang Dasar (UUD), sesuai undang-undang yang mandatnya diberikan kepada BI. Menjadi kewenangan dan tanggung jawab BI," kata Perry Warjiyo dalam Seminar Indef, Senin, (05/12/2022).

Baca juga:

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan rupiah digital diimplementasikan melalui tiga tahap.

Tahap pertama adalah penggunaan untuk skala besar-besaran atau wholesale digital rupiah, yang memanfaatkan model bisnis penerbitan, pemusnahan dan transfer antarbank. Tahap kedua, wholesale digital rupiah diperluas untuk operasi moneter dan pasar uang.

"Dan tahap ketiga integrasi wholesale digital rupiah dengan ritel digital rupiah secara end-to-end sehingga ke depan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat mengenai tiga jenis alat pembayaran di Indonesia," ujarnya.

Dengan begitu, ada tiga alat pembayaran dengan mata uang Rupiah di Indonesia. Yaitu uang fisik berupa kertas dan uang logam, alat pembayaran berbasis rekening, serta alat pembayaran berbasis digital dengan rupiah digital.

Editor: Sindu

Catatan Redaksi:

Kamis, 08 Desember 2022, pukul 19:56, Redaksi mengubah judul berita dengan menambahkan kata "akan", lantaran penerbitan Rupiah Digital masih dalam proses. Perubahan juga dilakukan di beberapa kalimat di bagian artikel menyesuaikan dengan perubahan judul. Terima kasih. 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending