Bagikan:

Presidensi G20, Indonesia Akan Fokus pada Tiga Hal

Indonesia mengusung tema "Recover Together, Recover Stronger".

BERITA | NASIONAL

Kamis, 02 Des 2021 10:48 WIB

Presiden Jokowi Buka Presidensi G20 di Indonesia

Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres.

KBR, Jakarta- Rangkaian Presidensi G20 Tahun 2022 di Indonesia dibuka, Rabu malam, 1 Desember 2021. Pembukaan itu menandakan Indonesia resmi memegang kepemimpinan G20, mulai 1 Desember 2021 hingga 31 November 2022.

Indonesia mengusung tema "Recover Together, Recover Stronger", artinya ajakan kepada seluruh dunia bahu-membahu untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengatakan menerima Presidensi G20 merupakan sebuah kepercayaan dan kehormatan bagi Indonesia.

"Kepercayaan ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi dunia. Untuk membangun tata kelola dunia yang lebih sehat, lebih adil, dan berkelanjutan. Berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," kata Jokowi saat memberikan sambutan secara virtual dari Istana Negara, Rabu (1/12/2021).

Presiden Joko Widodo tidak ingin Presidensi G20 Indonesia hanya menjadi ajang seremonial belaka.

"Indonesia mendorong negara-negara G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata. Indonesia akan terus mendorong negara-negara G20 untuk menghasilkan terobosan-terobosan besar. Indonesia akan terus mendorong negara-negara G20 membangun kolaborasi dan menggalang kekuatan untuk memastikan masyarakat dunia dapat merasakan dampak positif dari kerja sama ini," kata Jokowi saat memberikan sambutan secara virtual dari Istana Negara, Rabu (1/12/2021).

Baca juga:

Fokus Tiga Hal

Presiden Joko Widodo menegaskan, bakal menggunakan Presidensi Indonesia untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan negara-negara berkembang, serta membangun tata kelola dunia yang lebih adil.

Selain itu kata dia, Indonesia juga berupaya memperkuat solidaritas dunia mengatasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

"Dan menggalang komitmen negara maju membangun negara berkembang. Negara kaya membantu negara miskin," kata dia.

Jokowi berjanji, Indonesia akan berupaya menghasilkan inisiasi konkret memulihkan situasi global supaya segera pulih.

Indonesia akan fokus mengerjakan tiga hal ketika memegang kepemimpinan G20. Yakni penanganan kesehatan yang inklusif, transformasi berbasis digital, dan transisi menuju energi berkelanjutan.

Indonesia resmi meneruskan estafet Presidensi G20 dari Italia. G20 merupakan forum kerja sama multilateral negara dengan perekonomian besar.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Edu Talk IV YPA-MDR: Go Digital Melalui Media Ajar Interaktif