Bagikan:

Pembatalan PPKM Level 3 Nataru, Kemenkes: Tetap Batasi Mobilitas

"Tetap ada pembatasan-pembatasan mobilitas kita di akhir Natal dan Tahun Baru ini,"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 08 Des 2021 08:49 WIB

Pembatalan PPKM Level 3 Nataru, Kemenkes: Tetap Batasi Mobilitas

Ilustrasi: Penerapan sistem ganjil genap PPKM level 3 di kawasan wisata Sentul, Kabupaten Bogor, Jabar, Minggu (28/11/2021). (Antara/Yulius Satria)

KBR, Jakarta-   Kementerian Kesehatan menegaskan meski penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh Indonesia saat libur Natal dan Tahun Baru batal dilaksanakan, pengetatan tetap dilakukan. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan pembatasan kegiatan  dilakukan guna mencegah lonjakan kasus Covid-19.

"Saat ini kita sudah mengidentifikasi ada 23 turunan dari varian delta. Artinya menjadi penting bahwa kita tidak boleh lengah pada protokol kesehatan. Tetap batasi mobilitas. Kan pemerintah walaupun tadi pagi Pak Luhut mengatakan bahwa akan ada penundaan PPKM level 3.Tapi artinya tetap ada pembatasan-pembatasan mobilitas kita di akhir Natal dan Tahun Baru ini," kata Nadia dalam Dialog Produktif Selasa Utama 'Disiplin Masker & Vaksinasi Cegah Omicron', Selasa (07/12/21).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19  Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengklaim kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia mulai membaik. Dilihat dari tingkat positivity rate atau perbandingan antara jumlah kasus positif dengan jumlah tes yang dilakukan.

"Angka positif kita itu terus turun walaupun 0,sekian, dua digitnya. Jadi kita tahu 0,19, 0,17, dan saat ini 0,13 angka positif kita. Jadi kalau kita lihat laju penularannya sudah sangat rendah saat ini," katanya.

Tapi ia meminta masyarakat harus tetap waspada terhadap penularan Covid-19. Apalagi karena terdapat ancaman dari varian Covid-19 seperti delta maupun Omicron.

"Varian delta yang paling banyak beredar mendominasi di negara kita ini. Dan yang perlu diwaspadai varian delta ini sudah bermutasi memiliki turunan," lanjutnya.

Baca juga:


Sebelumnya, pembatalan PPKM level 3 bagi seluruh wilayah Indonesia disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan tertulisnya Senin (06/07/21). Ia mengklaim masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi yang tinggi, berdasarkan hasil sero survei yang dilakukan pemerintah.

"Keputusan ini didasarkan pada capaian vaksinasi dosis satu di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen dan dosis dua yang mendekati 56 persen. Vaksinasi lansia terus digenjot hingga saat ini mencapai 64 persen dan 42 persen untuk dosis satu dan dua di Jawa Bali," ucapnya.

Kebijakan ini juga dinilai lebih seimbang, karena tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah Indonesia dalam rangka menjelang momen Natal dan tahun baru.

"Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada periode Nataru terhadap semua wilayah. Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan," ujar Luhut. 

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Menyongsong Terbitnya Rupiah Digital

Episode 4: Relasi Kuasa: Akar Kekerasan & Pengaturannya Dalam UU TPKS

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru?

Most Popular / Trending