Jokowi: NU Bantu Pemerintah Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

"Saya rasakan betul ajakan para kiyai ajakan para ulama betul betul berdampak pada meningkatnya keinginan masyarakat untuk ikut vaksinasi"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 22 Des 2021 14:59 WIB

Jokowi: NU Bantu Pemerintah Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

presiden jokowi didampingi wapres maruf amin saat membuka muktamar ke-34 NU di Lampung, Rabu (22/12/21) (Foto: Antara/Hafidz M)

KBR, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo berterima kasih kepada Nahdlatul Ulama (NU) yang telah banyak membantu pemerintah menenangkan masyarakat di masa pandemi covid-19.

Ia juga berterima kasih kepada Nahdlatul Ulama yang telah mengajak masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan, dan mengajak masyarakat berbondong-bondong mengikuti program vaksinasi.

"Ini saya rasakan betul ajakan para kiyai ajakan para ulama betul betul berdampak pada meningkatnya keinginan masyarakat untuk ikut vaksinasi," kata dia saat membuka Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung Tengah, Rabu (22/12/2021).

Jokowi menyebutkan, di awal-awal program vaksinasi, terdapat sejumlah penolakan dari pemerintah daerah terhadap vaksin produksi AstraZeneca karena masalah kehalalannya.

Berita lainnya:

Saat itu, para kyai justru meminta vaksin tersebut dikirim ke Jawa Timur untuk digunakan sekaligus meyakinkan warga untuk mau divaksin.

Kepala negara mengapresiasi pengaruh para ulama dan kiyai dalam mengajak masyarakat untuk divaksin.

"Setelah itu semua daerah satu-persatu mau, mau, mau, mau. Inilah pengaruh para ulama, kyai dalam mengajak masyarakat untuk ikut vaksinasi," ungkap Jokowi.

Hingga hari ini sebanyak 263 juta dosis telah disuntikkan ke masyarakat. Jokowi juga menilai program vaksinasi ini merupakan pekerjaan yang rumit dan kompleks terutama soal distribusinya.

"Kita harapkan bisa segera mencapai 70 persen untuk mengejar agar covid tidak menyebar kemana-mana lagi," tambahnya.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Survei Sebut Mayoritas Masyarakat Ingin Pandemi Jadi Endemi