Bagikan:

Jokowi: Bandara Ngloram Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

"Kita harapkan aktivitas ekonomi menjadi semakin baik, investasi akan masuk ke Cepu, Bojonegoro semakin banyak.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 17 Des 2021 13:34 WIB

Jokowi: Bandara Ngloram Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Presiden Jokowi saat meresmikan bandara Ngloram di Blora, Jateng, Jumat (17/12/21). (Foto: Youtube Setpres)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Bandara Ngloram di Blora, Jawa Tengah, akan mempercepat aktivitas ekonomi baik di Kabupaten Blora, Bojonegoro, Tuban, Ngawi, Purwodadi hingga Rembang.

"Saya kira akan lebih dekat apabila ingin terbang lewat bandara Ngloram ini. Dan kita harapkan aktivitas ekonomi menjadi semakin baik, investasi akan masuk ke Cepu, Bojonegoro semakin banyak. Distribusi barang dari daerah ke daerah dari provinsi ke provinsi juga akan semakin meningkat," katanya saat meresmikan Bandara Ngloram, Jumat (17/12/21).

Jokowi juga berharap mobilitas masyarakat antarkota, provinsi, kabupaten pulau hingga provinsi juga semakin baik dengan adanya bandara Ngloram.

"Kita harapkan bandara Ngloram bisa bermanfaat bagi masyarakat di kabupaten blora dan sekitarnya," kata kepala negara.

Mulai Banyak Peminat

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan minat masyarakat Bandara Ngloram juga mulai terlihat. Bandara ini telah melayani dua kali penerbangan setiap pekannya dan selalu penuh oleh penumpang.

"Saat ini sudah diterbangi oleh Citilink, dua kali seminggu dan penuh (penumpang)," katanya di kesempatan yang sama.

Budi juga mengimbau Pemerintah Kabupaten Blora dan sekitarnya memanfaatkan layanan penerbangan dari Bandara Ngloram.

Bandara Ngloram memiliki landasan pacu sepanjang 1.500 meter dan dapat menampung penumpang hingga 210 ribu orang per tahun. Saat ini, Bandara Ngloram baru bisa digunakan pesawat berjenis ATR.

Pilihan redaksi:


Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua