Bagikan:

Jakarta Naik PPKM Level 2, Apa Kata Wagub?

Sejumlah aturan PPKM Level 2 di antaranya sekolah dibuka maksimal 50 persen kapasitas.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 01 Des 2021 10:13 WIB

PPKM Level 2 DKI Jakarta

PPKM Level 2 DKI Jakarta. Foto: Corona-Jakarta.go.id.

KBR, Jakarta- Level status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta naik, dari tingkat 1 ke tingkat 2 per Selasa, 30 November 2021. Status itu tertuang dalam Instruksi Mendagri terkait perpanjangan PPKM Jawa-Bali mulai 30 November hingga 13 Desember 2021.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan naiknya status Jakarta ke level 2 harus menjadi peringatan bagi warga ibu kota.

"Jadi ini kita memasuki akhir tahun, libur akhir tahun ini sebentar lagi. Jadi ini proses yang harus kita lalui, kita hadapi. Mudah-mudahan dengan diberlakukan level 2, ini menjadi warning, menjadi peringatan kita untuk lebih hati-hati lagi, melaksanakan protokol kesehatan lebih taat lagi, lebih baik lagi, lebih disiplin lagi," kata Riza kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).

Baca juga:

Ahmad Riza Patria menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan menyesuaikan aturan pembatasan sesuai PPKM Level 2. Nantinya dinas-dinas terkait bakal mengeluarkan surat edaran yang harus ditaati semua pihak.

"Semuanya sangat bergantung pada disiplin dari masyarakat," ujarnya.

Sejumlah aturan PPKM Level 2 di antaranya sekolah dibuka maksimal 50 persen kapasitas, kerja dari kantor maksimal 50 persen kapasitas untuk sektor non-esensial, hingga mal dibuka maksimal jam 9 malam dengan 50 persen pengunjung.

Per Selasa (30/11), total kasus COVID-19 di Jakarta sebanyak 863.947, setelah ada penambahan 44 orang di hari yang sama. Dari total jumlah itu, 849.929 di antaranya sembuh, dan 13.576 orang meninggal.

Selain Jakarta, ada sejumlah daerah yang berstatus PPKM Level 2. Seperti Tangerang, Bogor, Depok, Bandung, Solo, hingga Yogyakarta. Sementara itu, masih ada 19 kabupaten/kota yang berstatus PPKM Level 3.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

“Konversi Kompor Induksi untuk Tekan Subsidi Elpiji”

HUT RI Ke-77, Nasionalisme dan Prestasi Anak Bangsa

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending