Bagikan:

BRGM: Restorasi Gambut Bukan Pekerjaan Sekali Jadi

BRGM yang baru didirikan setahun ini memiliki pekerjaan rumah yang tidak mudah...

BERITA | NASIONAL

Jumat, 31 Des 2021 11:12 WIB

kinerja tahunan BRGM

Ilustrasi lahan gambut di Indonesia. Foto: pantaugambut.id

KBR, Jakarta- Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) mengklaim telah mencapai target 25 persen restorasi gambut yakni seluas 300 ribu hektare dari target 1,2 juta hektare pada 2021.

Kepala BRGM Hartono mengatakan pencapaian itu tersebar di tujuh provinsi yaitu Riau seluas 90.900 hektare (ha), Jambi seluas 36.700 ha, Sumatera Selatan seluas 24.200 ha.

Kemudian, Kalimantan Barat seluas 72.500 ha, Kalimantan Tengah 72.800 ha, Kalimantan Selatan seluas 900 ha, dan Papua seluas 2.000 ha.

Kata dia, BRGM yang baru didirikan setahun ini memiliki pekerjaan rumah yang tidak mudah untuk melanjutkan tugas lembaga sebelumnya yakni Badan Restorasi Gambut (BRG).

"Restorasi gambut itu bukan pekerjaan yang sekali jadi, maka sekali lagi BRG ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk mengkonsolidasikan hasil-hasil restorasi gambut di BRG jilid pertama dan sekaligus ditambahi dengan target baru melakukan restorasi gambut tambahan seluas 1,2 juta ha, di luar itu itu kita juga ditambahkan tugas untuk mempercepat rehabilitasi mangrove seluas 600 ribu ha," kata Haryono dalam refleksi akhir tahun BRGM, Kamis (30/12/2021).

Baca juga:

Membaca Arah Kebijakan Gambut

Hartono mengatakan, saat masih bernama Badan Restorasi Gambut (BRG), tugas percepatan restorasi gambut bisa diselesaikan dengan baik, dan cukup signifikan dalam upaya mengurangi fekuensi kebakaran terutama di lahan gambut.

"Meskipun mungkin kalau dinilai tidak 100, tapi paling tidak Bapak Presiden dan semua publik melihat bahwa apa yang telah dilakukan oleh BRG beserta stakeholder dan mitra-mitranya cukup signifikan dalam upaya mengurangi frekuensi kebakaran terutama di lahan gambut," imbuhnya.

Ia menegaskan, bakal terus menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder untuk menyelesaikan tugas-tugas terkait percepatan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove di tanah air.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua