Kasus Naik, Gubernur Ganjar Minta Wali Kota/Bupati Siapkan Tempat Isolasi Terpusat

"Dan seluruh kabupaten/kota sebelum tanggal 9 (Desember) harus sudah menyampaikan kepada Gubernur tempat-tempat mana yang akan dipakai sebagai tempat isolasi terpusat itu,"

NASIONAL | RAGAM

Kamis, 03 Des 2020 07:19 WIB

Author

Wahyu Setiawan

Kasus Naik,  Gubernur Ganjar Minta Wali Kota/Bupati Siapkan Tempat Isolasi Terpusat

Ruangan isolasi pasien COVID-19 di RSUD Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (2/12/2020).(Antara/Oky Lukmansyah)

KBR, Jakarta-  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua wali kota dan bupati di daerahnya menyiapkan fasilitas isolasi mandiri Covid-19 terpusat. Fasilitas itu tidak hanya digunakan untuk mengantisipasi klaster libur akhir tahun. Melainkan juga untuk penanganan Covid-19 secara reguler di Jateng.

Ganjar mengatakan, rencana pembuatan isolasi mandiri terpusat itu diterapkan usai dirinya menggelar rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

"Dan seluruh kabupaten/kota sebelum tanggal 9 (Desember) harus sudah menyampaikan kepada Gubernur tempat-tempat mana yang akan dipakai sebagai tempat isolasi terpusat itu," kata Ganjar kepada KBR melalui sambungan telepon, Rabu (2/12/2020) sore.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menambahkan, masih ada 14 daerah dari 35 kabupaten/kota yang belum memiliki fasilitas isolasi mandiri terpusat. Namun ia enggan merinci 14 daerah tersebut.

Ganjar menekankan, semua daerah di Jateng saat ini harus pada posisi waspada akan peningkatan kasus Covid-19.

Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang disorot oleh Presiden Joko Widodo terkait tren penambahan kasus Covid-19. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, tren penambahan kasus di Jateng dalam beberapa hari terakhir meningkat. Pada Rabu 2 Desember, Jateng menjadi provinsi kedua penyumbang kasus terbanyak setelah DKI Jakarta, yakni dengan 944 kasus.



Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Utang Negara Kian Meningkat

Kabar Baru Jam 7

Peran UMKM Pangan dalam Pemberdayaan Ekonomi Gambut

Kabar Baru Jam 8

Desakan Memberantas Intoleransi di Sekolah